Home ::: Politik ::: Fahri Hamzah-PKS: Saya Tak Goyah Bubarkan KPK

Fahri Hamzah-PKS: Saya Tak Goyah Bubarkan KPK

Fahri Hamzah-PKS: Saya Tak Goyah Bubarkan KPK.

Personal BLOG | “Selama tidak ada yang menggoyang pikiran saya, ya saya tidak akan goyang,” ujar Fahri.

Pernyataan diatas adalah ucapan politisi PKS yang memang begitu ngotot untuk membubarkan KPK.

Terkadang saya membaca pikiran politisi ini ngeri juga. Bayangkan saja, dirinya begitu ngotot ingin membubarkan KPK. Di benak saya kadang jadi berfikir dan takut sekaligus ingin bertanya, Apakah orang-orang seperti ini nantinya akan benar-benar membuktikan ucapanya dengan “CARA APAPUN” yang penting bisa membubarkan KPK?

Semoga saja ketakutan saya ini tidak akan pernah terjadi. Jika benar-benar ini terjadi, apalagi sampai KPK dikriminalisasi sebagaimana yang ditakutkan banyak orang, tentunya ini sangat berbahaya.

Ngototnya Fahri Hamzah untuk membubarkan KPK ini dia ungkapkan sebagaimana saya kutip dari viva.co.id [4/10/2011].

Meski dihujani kecaman bertubi-tubi, Wakil Ketua Komisi III Bidang Hukum DPR dari Fraksi PKS, Fahri Hamzah, berkukuh dengan pendapatnya. Dia bahkan menantang para pengritiknya untuk berdebat soal pendapatnya tentang perlunya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibubarkan.

“Kita harus terbuka untuk berdialog dengan siapapun. Saya tidak pernah menutup diri,” kata Fahri di gedung DPR, Jakarta, Selasa 4 Oktober 2011.


Menurut Fahri, selama kritik dialamatkan kepada dia pribadi, dia tidak akan mengubah pendirian. “Selama tidak ada yang menggoyang pikiran saya, ya saya tidak akan goyang,” ujar dia.

Fahri mengaku dirinya sangat terbuka untuk berdialog dengan siapapun. “Saya satu di antara pejabat publik yang gampang diakses. Jadi itulah mandat demokrasi kita. Kritik dan saran publik langsung bisa kita baca,” kata anggota DPR bernomor urut 1 dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat ini.

Menurut Fahri, lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, keterbukaan seperti itu juga harus ditunjukkan KPK. “Harusnya sistem KPK tidak tertutup. Kritik Dewan harus diperhatikan. KPK semakin frustrasi dan dipakai pimpinannya,” dia menuduh.

Fahri mengklaim apa yang disuarakannya adalah juga yang menjadi pemikiran banyak orang. Hanya saja, belum tersuarakan dengan nyaring. “Kalau kemarin dalam rapat dengan pimpinan Komisi III DPR itu semua mengritik keras KPK, harusnya muncul pertanyaan ‘kok bisa’?” ujarnya. “Kalau menegur saya, silakan. Saya akan hadir dan saya siap berdebat.”

Fahri menilai, selama sembilan tahun KPK berdiri, tidak tampak adanya dampak nyata perannya dalam menekan korupsi. Bahkan, menurut dia indeks persepsi korupsi Indonesia tidak membaik. “Apakah selama sembilan tahun UU KPK disahkan, dia sudah memenuhi mandat kita semua dan menjalankan pemberantasan korupsi secara sistematis?” Fahri mempertanyakan.

Apa komentar anda usai baca tulisan diatas?

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Keterlaluan! Ternyata Dahlan Iskan Ditetapkan Tersangka Lebih Dahulu, Baru Dicari Alat Bukti

Keterlaluan! Ternyata Dahlan Iskan Ditetapkan Tersangka Lebih Dahulu, Baru Dicari Alat Bukti. Personal BLOG | Saya …

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*