Home ::: Politik ::: Hari Sumpah Pemuda: Bukan Saatnya Bersumpah Lagi, Berbuat dan Bertindaklah!
Para pencetus Sumpah Muda tidak hanya ingin diperingati, namun jauh lebih penting adalah tindakan dan perbuatan kita untuk membangun bangsa! |gambar: amazonaws.com

Hari Sumpah Pemuda: Bukan Saatnya Bersumpah Lagi, Berbuat dan Bertindaklah!

Hari Sumpah Pemuda: Bukan Saatnya Bersumpah Lagi, Berbuat dan Bertindaklah!

Personal BLOG | Sebelum saya berbicara terkait dengan sumpah pemuda, ada baiknya untuk mengingat sejarah, mari kita baca kembali sejarah singkat terkait dengan sumpah pemuda.

Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.

Yang dimaksud dengan “Sumpah Pemuda” adalah keputusan Kongres Pemuda Kedua yang diselenggarakan dua hari, 27-28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta).

Keputusan ini menegaskan cita-cita akan ada “tanah air Indonesia”, “bangsa Indonesia”, dan “bahasa Indonesia”. Keputusan ini juga diharapkan menjadi asas bagi setiap “perkumpulan kebangsaan Indonesia” dan agar “disiarkan dalam segala surat kabar dan dibacakan di muka rapat perkumpulan-perkumpulan”.

Istilah “Sumpah Pemuda” sendiri tidak muncul dalam putusan kongres tersebut, melainkan diberikan setelahnya.

Berikut ini adalah bunyi tiga keputusan kongres tersebut sebagaimana tercantum pada prasasti di dinding Museum Sumpah Pemuda. Penulisan menggunakan ejaan van Ophuysen.

  • Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
  • Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
  • Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia. [sumber: wikipedia]

Dari sejarah dan bunyi sumpah tersebut diatas, sebenarnya kalau melihat sejarah tersebut, memang Sumpah Pemuda saat itu sangatlah tepat. Hal tersebut tentunya ditujukan untuk membakar semangat juag para pemuda dan pemudi Indonesia untuk bersatu padu untuk mewujudkan ketiga sumpah pemuda tersebut.

Dengan adanya sumpah pemuda tersebut, maka pemuda-pemudi di penjuru Indonesia yang saat itu masih terjajah dan tertindas menjadi kuat dan bersatu untuk satu tujuan, Kemerdekaan!

Namun bagaimana dengan para pemuda kita hari ini?

Masihkah pemuda kita hari ini harus masih terpaku dengan acara-acara ceremonial semata tentang Sumpah Pemuda?

Saya tegaskan melalui tulisan ini, bukan saya artikan bahwa perayaan hari sumpah pemuda tidak penting. Perayaan hari sumpah pemuda saya anggap TETAPLAH PENTING, tapi menurut saya, yang jauh lebih penting adalah PERBUATAN dan kapan kita bertindak untuk bangsa dan negeri ini?!

Tentunya kita sangat sedih ketika kita melihat para pemuda-pemuda di negeri ini yang masih sibuk tawuran di sekolah, masih banyak pemuda yang suka mabuk-mabukan dan pesta minuman keras, kita sedih ketika melihat pemuda Indonesia yang menghabiskan waktu di sosial media untuk saling caci-maki hanya urusan-urusan yang tidak penting, dan berbagai kesedihan lainya yang dilakukan pemuda, yang semuanya jauh dari harapan para pejuang yang membuat lahirnya Sumpah Pemuda 1928 yang lalu.

Kita pastinya sepakat bahwa mereka para pejuang yang melahirkan Sumpah pemuda saat itu pastinya sedih jika menyaksikan para pemuda di negeri ini yang seharusnya mengisinya dengan membangun bangsa ini tapi justru mengisinya dengan hal-hal buruk sebagaimana diatas.

Sebaliknya, para pendiri dan pejuang serta pencetus lahirnya Sumpah pemuda pasti akan bangga jika melihat generasi pemuda Indonesia yang berkarya untuk negeri.

Pemuda yang bekerja keras, berkontribusi memajukan perekonomian, membuka lapangan pekerjaan, membuat riset ilmu pengetahuan, melakukan inovasi dan kreasi, pemuda yang rajin belajar dan berprestasi, dan berbagai aktivitas positif lainya yang ditujukan untuk memajukan negeri ini, itulah yang pasti diharapkan oleh para pejuang dan pencetus dari lahirnya Sumpah Pemuda!

Jangan ikuti cara-cara mereka yang hanya jago bersumpah dan berjanji walau diatas kitab suci, tapi ujung-ujungnya juga lakukan korupsi dan korupsi!

Jadi, jangan hanya merayakan Hari Sumpah pemuda dengan acara-acara yang bersifat ceremonial saja, melainkan jauh lebih penting lagi yaitu, Berbuat dan Bertindak nyata untuk negeri ini!

Selamat Peringati Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2015!

Apa komentar anda usai baca tulisan diatas?

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Kenapa Sih Harus Ada Gelar Sarjana di Undangan Pernikahan Orang Indonesia?

Kenapa Sih Harus Ada Gelar Sarjana di Undangan Pernikahan Orang Indonesia? Personal BLOG | Saat anda …

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*