Home ::: Politik ::: Isu Reklamasi Teluk Jakarta dan Sumber Waras Akibatkan Popularitas Ahok Menurun?
ilustrasi gambar: detik.com

Isu Reklamasi Teluk Jakarta dan Sumber Waras Akibatkan Popularitas Ahok Menurun?

Isu Reklamasi Teluk Jakarta dan Sumber Waras Akibatkan Popularitas Ahok Menurun?

Personal BLOG | Pada bulan Desember 2015 yang lalu, sebuah hasil survey dilakukan oleh salah satu lembaga Survey bernama Lembaga Populi Center menyebutkan jika popularitas Ahok hampir mencapai 100% atau dikisaran 95,8%.

Hasil tersebut saat itu memang nama Ahok sangat populer dan berali-kali muncul dalam pemberitaan di berbagai media Nasional.

Saat itu juga pemberitaan terkait Ahok masih banyak berisi pemberitaan positif misalnya saat penanganan banjir di Jakarta yang sangat cepat, pembersihan got dan selokan, sungai, sertai pembangunan taman, dan berbagai pemberitaan positif lainya.

Termasuk juga pemberitaan terkait dengan ketegasan Ahok yang tidak sungkan memecat pegawai ataupun PNS di DKI Jakarta yang jelas-jelas melanggar apalagi melakukan korupsi.

Atas hasil kerja yang memang sangat baik tersebut tentunya sangat wajar jika banyak para pendukung Ahok mendukung habis-habisan idolanya untuk maju dalam PILKADA DKI Jakarta selanjutnya.

Bahkan hanya sebulan usai Ahok memutuskan maju sebagai bakal calon Gubernur DKI jakarta yang selanjutnya, relawan Teman Ahok sudah berhasil mengumpulkan syarat minimum KTP warga DKI Jakarta jika ingin maju melalui jalur independent.

Melihat fakta-fakta tersebut menjadikan peluang Ahok untuk maju lagi untuk jadi Gubernur DKI Jakarta semakin terbuka lebar.

Apalagi usai dua partai politik juga ada yang sudah terang-terangan mendukung Ahok, baik melalui jalaur independent maupun lewat parpol, Nasdem dan Hanur sudah terang-terangan siap dukung Ahok.

Namun sekarang, munculnya isu Reklamasi di teluk Jakarta dan kasus Rumah Sakit Sumber Waras telah menjadikan nama Ahok selalu sering disebut bahkan ada yang terang-terangan meyakini jika Ahok terlibat dalam dua kasus besar tersebut.

Terlebih untuk para lawan Ahok maupun orang yang sejak awal tidak suka dengan Ahok, maka adanya kasus Reklamasi Teluk Jakarta dan kasus Sumber Waras seolah menjadi angin segar untuk memojokan Ahok.

Tidak hanya itu juga, beberapa waktu lalu sempat juga heboh seorang yang mengaku sebagai auditor BPK mengupload video di internet yang isinya mengumpat-umpat Ahok, bahkan hingga menantang AHok untuk berduel sampai mampus.

Walaupun pada akhirnya diketahui jika ternyata orang tersebut bukanlah sebagai auditor BPK melainkan hanya seorang staf senior di BPK RI.

Adanya kasus reklamasi teluk Jakarta dan kasus rumah Sakit Sumber Waras ini tentunya sangat memungkinkan celah jika hal tersebut bisa mempengaruhi mereka yang tadinya mendukung Ahok untuk kemudian berpaling dari Ahok.

Belum lagi adanya kemacetan Jakarta dan ancaman banjir Jakarta, tentunya masih bisa menjadi celah lawan politik Ahok untuk memojokan kegagalan-kegagalan Ahok.

Saya sendiri belum mendapatkan informasi yang cukup, apakah jika dilakukan survey terkait dengan popularitas Ahok saat ini, apakah popularitas Ahok masih mencapai 95,8 % atau justru menurun?

Atau jangan-jangan malah naik terus? Kalaupun misal popularitas Ahok menurun, siapa kira-kira sosok yang mampu menyaingi Ahok?

Bagaimana menurut Anda?

Apa komentar anda usai baca tulisan diatas?

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Mengharukan, Isi Pidato dan Air Mata Gus Mus Saat Muktamar NU

Mengharukan, Isi Pidato dan Air Mata Gus Mus Saat Muktamar NU. Personal BLOG | Saya memang …

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*