Home ::: Headline ::: Jika Koruptor Tak Takut Tuhan,Apalagi Cuma KPK dan Densus Antikorupsi?

Jika Koruptor Tak Takut Tuhan,Apalagi Cuma KPK dan Densus Antikorupsi?

Setiap orang yang beragama, sewajibnya memang wajib mengimani adanya Tuhan yang maha melihat dan maha tahu setiap apa yang kita lakukan.

Jangankan kok melihat perbuatan kita sehari-hari, bahkan Tuhan maha tahu apa yang terbersit dalam hati manusia juga tahu.

Jika setiap manusia menyadari dan menjadikan ini sebagai keimanan yang hakiki, maka sudah sewajibnya setiap orang pasti hanya ingin berlomba-lomba melakukan kebaikan dan kebaikan.

Namun sayangnya, manusia memang diciptakan bukan seperti malaikat yang memang diciptakan hanya melakukan kebaikan.

Manusia juga bukan iblis dan setan yang perilakunya diciptakan memang untuk melakukan perbuatan buruk.

Manusia diciptakan karena diberikan akal dan fikiran serta nafsu, dimana saat akal dan fikiran juga iman bisa jadi “pemimpin” dalam diri, maka manusia bisa disebut lebih mulya dari malaikat sekalipun.

Namun sebaliknya, saat akal dan fikiran juga iman kalah dengan nafsu dan sifat buruk, maka manusia bisa disebut lebih mengerikan daripada iblis sekalipun.

Lantas hubunganya apa tulisan saya ini dengan judul diatas?

Hubunganya adalah, sebagaimana saya bilang bahwa manusia diciptakan dengan memiliki akal fikiran, iman, dan nafsu, maka jika ada seseorang berani korupsi, maka itu artinya orang tersebut sedang dikuasai oleh yang namanya nafsu.

Mereka para koruptor yang berani dengan sadar melakukan korupsi, bahkan mereka membuat strategi, bahkan berjamaah untuk membentuk tim agar bisa korupsi bersama-sama, tentunya saat melakukan aksi korupsi tersebut, mereka sedang menanggalkan keimanan mereka akan adanya Tuhan yang maha melihat dan maha tahu apa yang koruptor tersebut lakukan.

Tragisnya, lagi, koruptor di negeri ini memang dari pengamatan saya dan dengan semakin banyaknya koruptor yang tertangkap tangan KPK, menunjukan jika para gerombolan maling bernama Koruptor ini memang sudah tidak lagi takut dengan Tuhan!

ilustrasi gambar: ariegm.comLogikanya, kalau mereka takut dengan Tuhan, maka sudah pasti mereka tidak akan mungkin berani melakukan korupsi.

Jangankan kok melakukan korupsi, bahkan terbersit dalam hati untuk bisa korupsi saja mereka pastinya sudah takut. Itu kalau mereka memang percaya danya Tuhan yang maha tahu dan maha melihat.

Namun faktanya, toh mereka tetap saja berani korupsi dan terus korupsi.

Jadi, kalau sekarang kok kita-kita pada ribut soal kontroversi rencana pembentukan Densus Anti Korupsi, buat apa?

Kan sudah sangat jelas, bahwa koruptor dan calon-calon koruptor yang sekarang sedang membuat stratgei untuk bisa korupsi, mereka merupakan segerombolan orang yang sudah tak lagi takut dengan Tuhan?

Lantas bagaimana mungkin kita berharap dengan dibentuknya densus antikorupsi, para koruptor akan takut?

Saya pikir daripada negara ini terlalu boros membentuk ini dan itu untuk memberantas korupsi di negeri ini, saran saya, lebih baik di setiap lini birokrasi yang rawan korupsi, lakukan gerakan-gerakan spiritual supaya mereka bisa terus disadarkan untuk bisa TAKUT dengan TUHAN.

Caranya, silahkan berkonsultasi dengan para tokoh agama, bagaimana supaya bisa menjadikan setiap orang itu bisa takut dengan adanya Tuhan, sehingga tidak berani lagi korupsi.

Cara ini menurut saya jauh lebih ampuh untuk menghilangkan korupsi di negeri ini.

Jika cara itu sudah dilakukan tapi korupsi masih tetap tumbuh subur di negeri ini, maka bisa saja dilakukan hukuman mati atau hukuman yang sangat menyakitkan untuk para koruptor, sehingga membuat calon koruptor itu benar-benar takut korupsi.

Namun jika hukuman koruptor masih seperti sekarang ini, saya jamin koruptor akan masih berani bilang begini,

“AH, ENAK BANGET JADI KORUPTOR DI INDONESIA, YANG PENTING SAYA BISA KORUPSI BANYAK. NANTI KALAU DITANGKAP SAYA BISA SEWA PENGACARA DAN PASTI DIHUKUM RINGAN. NANTI JUGA BISA DAPAT REMISI, TOH DI TAHANAN KORUPTOR, SELNYA JUGA JAUH LEBIH NYAMAN DARIPADA PENJARANYA MALING AYAM! NANTI KALAU SUDAH BEBAS JUGA MASIH BISA GABUNG PARPOL LAGI DAN TERJUN KE POLITIK LAGI UNTUK BISA KORUPI LAGI!

Nah, setidaknya itulah cara berfikirnya koruptor sehingga koruptor dan generasi-generasi terbarunya akan tetap tumbuh di negeri ini. Bahkan mereka apra koruptor bersatu-padu dengan berbagai cara untuk bisa melawan dan melemahkan KPK sebagai institusi yang paling sukses menangkap pelaku korupsi.

Sialnya lagi, kita ternyata hanya bisa diam dan diam serta para penegak hukum sendiri juga tak berani memberikan hukuman berat untuk para korupsi.

Sedangkan kita sebagai rakyat juga tetap saja harus terus bayar pajak yang tidak ada yang berani menjamin uang setoran pajak kita tidak dikorupsi!

Apa komentar anda usai baca tulisan diatas?

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

8 Alasan Kuliah Tidak Penting Versi Deddy Corbuzier!

Untuk kesekian kalinya Deddy Corbuzier mengeluarkan pernyataan yang asti akan dianggap kontroversial melalui channelsnya di …

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*