Home ::: Headline ::: Kontroversi Pesawat Khusus Kepresidenan

Kontroversi Pesawat Khusus Kepresidenan

Mungkin kabar terkait di putuskanya pembelian pesawat khusus kepresidenan oleh DPR belum begitu mencuat, namun kabar ini oleh beberapa pihak sudah langsung menimbulkan kontroversi, Jika menurut DPR yang telah menyetujui terkait rencana pembelian pesawat khusus kepresidenan ini menyatakan bahwa hal ini dilakukan untuk menghemat biaya sewa pesawat yang selama ini dinilai sangat mahal, sehingga dengan perhitungan dan pertimbangan ini maka DPR menyetujui tentang rencana pembelian pesawat kepresidenan ini, selain alasan itu DPR juga menambahkan alasanya bahwa dengan adanya pesawat kepresidenan ini nantinya diharapkan kerja presiden menjadi lebih cepat, efective dan efisien dalam melakukan kunjungan kerja yang membutuhkan pesawat sebagai kendaraanya.

Sedangkan dari kubu yang kurang sependapat dengan DPR tentunya para Organisasi masyarakat yang menilai bahwa rencana pembelian pesawat khusus kepresidenan ini dikarenakan waktunya yang belum tepat karena keadaan Indonesia saat in9i belum seperti negara-negara yang saat ini sudah memiliki pesawat khusus untuk presiden, Negeri ini masih begitu banyak memiliki masalah-masalah sosial yang berbanding berbalik dengan keadaan para pejabat. Kemiskinan, pengangguran dan masalah sosial yang lain masih banyak di negeri ini sehingga dikhawatirkan mengundang emosi masyarakat bawah. Terlebih baru-baru ini rakyat juga masih banyak kecewa dengan beberapa kebijakan pemerintah terkait pengadaan mobil mewah untuk para menteri dan beberapa waktu yang lalu terkait pembiayaan pagar Istana yang begitu mewah ditambah lagi soal terkait biaya renovasi rumah mewah untuk anggota DPR yang semua itu membutuhkan biaya lebih besar lagi yang secara ootomastis itu merupakan pemborosan uang rakyat juga.

Terkait kontroversi tersebut saya pribadi menilai memang pemerintah dan DPR dan semua yang terkait dalam mengeluarkan kebijakan terkait pesawat khusus kepresidenan ini harus benar-benar ditentukan dengan pertimbangan yang benar dan tidak merugikan rakyat. Terkait tentang hitung menghitung antara lebih boros dan lebih hemat pembiayaan ketika pesawat kepresidenan sewa dengan ketika pesawat kepresidenan dimiliki secara khusus, hal ini juga harus dilakukan penghitungan yang matang dan bukan penghitungan asal-asalan sehingga nantinya bukan menjadikan lebih hemat, akan tetapi justru jauh lebih boros dibandingkan dengan sewa.

Pertimbangan yang lain tentunya terkait efektifitas kinerja Presiden, Saya pikir yang harus dijadikan “Pathokan” Utama oleh presiden dalam mendukung kinerjanya sebagai presiden janganlah hanya diukur dari masalah pesawat sewa atau milik sendiri saja namun seharusnya Presiden menggunakan “Pathokan” lain yang sebenarnya jauh lebih banyak, Misalnya seorang presiden untuk lebih efektif dalam melakukan kinerjanya bisa saja dengan cara lebih “MEMAKSA” para pembantu presiden dalam hal ini para menteri yang ada di setiap lini bidang harus DI PAKSA bekerja dengan sungguh-sungguh sehingga kemajuan dari setiap bidang yang dipimpin oleh para menteri itu bisa menghasilkan kerja dan hasil kerja yang nyata sehingga banyak kemajuan-kemajuan di setiap lini bidang.

Dan mungkin masih banyak lagi cara agar kinerja seorang presiden itu jauh lebih hemat dan efectiv dibandingkan hanya dengan membandingkan efetivitas dan penghematan dari disediakanya pesawat khusus kepresidenan. Dan menurut saya pribadi, selama ini bukankah kunjungan presiden juga paling banyak hanya berkunjung dan berpidato dan kemudian melakukan koordinasi dengan pemimpin-pemimpin di daerah, bagaimana meninjau hasil kinerja mereka di daerah dan yang terkait hal itu saja bukan ?

Dan menurut saya sebenarnya itu semua bisa dilakukan dengan cara yang lain, misalnya dengan memanfaatkan teknologi teleconfrence kepada pejabat-pejabat negara di daerah menurutku itu jauh lebih efective dan jauh lebih menghemat biaya uang negara. Walaupun kunjungan itu penting tapi jika kunjungan itu hanya sebatas “Ceremonial” saja itu bukan hanya pemborosan uang negara melainkan juga bisa dikatakan sebagai penghianatan atas fasilitas negara.

Apa komentar anda usai baca tulisan diatas?

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Menang 9-0 dari Filipina, Buktikan Indra Sjafri Lebih Baik dari Milla!

Timnas Garuda U-19 benar-benar membuat kita bangga sekaligus membawa harapan baru agar supaya Indonesia memiliki …

147 comments

  1. semoga orang yang tiudak taat bajak setelah baca ini jadi rajin bayar pajak, makasih banyak atas infonya gan

  2. Good ideas! I like the way you express your idea and the topic you choose. KEep on your sharing! I appreciate it.

  3. masa kecil euy ku prnh kesana

  4. Inspiring banget sob,,

  5. waw….mantap bos….
    salam kenal ya……..
    check it out.. KUNJUNGI JUGA INI YA
    BLOG SAYA

  6. arie kapan dolan nang pager suru maning
    aja kelalen ya………. ngawa es kelapa muda………. terus mbakar bodin nang ngone mbah kunting……….

  7. Rakyat udh terlanjut kecewa dengan kinerja pejabat, yg klo berkoar2 didepan Tv peduli tapi dibelakang.. ??

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*