Home ::: Ekonomi ::: Negara Banyak Hutang, Pejabat Tetap Hidup Kaya dan Perut Kenyang!
Lihatlah gaya hidup pejabat kita, Negara banyak hutang tapi dengan tanpa punya rasa malu mereka tetap menikmati gaji tinggi, rumah dinas mewah, mobil mewah, dan yang serba mewah lainya. |Ilustrasi gambar: beritatrans.com

Negara Banyak Hutang, Pejabat Tetap Hidup Kaya dan Perut Kenyang!

Negara Banyak Hutang, Pejabat Tetap Hidup Kaya dan Perut Kenyang!

Personal BLOG | Coba anda lihat di sekitar anda, biasanya mereka yang terlilit hutang yang banyak, setidaknya mereka hidupnya jadi susah, tidak tenang, bahkan tak sedikit yang bunuh diri.

Namun hal itu tidak pernah kita lihat saat kita melihat pejabat kita, wakil rakyat kita, hingga mereka yang katanya abdi negara yang gajinya terus naik, lengkap dengan tunjanganya. Padahal jelas-jelas negara kita sedang memiliki beban hutang yang tidak tahu kapan lunasnya.

Sebagai orang yang ikut “dipaksa” untuk bayar hutang negara melalui kewajiban bayar pajak negara, saya gregetan ingin ikut bicara soal hutang negara yang sudah begitu banyak.

Saya kutipkan dari CNNIndonesia [20/09/2015], disebutkan jika Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah utang luar negeri yang ditarik swasta dan pemerintah pada Juli 2015 sebesar  US$ 303,7 miliar atau mencapai Rp 4.376,3 triliun (kurs terkini Rp 14.410/US$), klau dengan kurs Rp 13.800/$US maka sekitar Rp 4.191 triliun.

Dengan hutang yang begitu buanyak, mungkin saja pakar ekonomi sehebat apapun tidak berani memastikan kapan kira-kira hutang negara tersebut lunas.

Yang menarik menurut saya dan ini merupakan inti dari opini saya sesuai judul diatas yaitu terkait dengan kebiasaan para pejabat kita yang selalu minta gaji mereka selalu naik dan naik terus lengkap dengan fasilitas dan tunjangan yang serba mewah. Mulai dari mobil mewah, rumah mewah, hingga tunjangan yang nilainya bikin kita emosi jika dibandingkan dengan kinerjanya yang masih sangat mengecewakan.

Kondisi ini tentunya sangat berbanding terbalik dengan pengetahuan yang saya miliki, dimana dalam kehidupan nyata, jika kita banyak hutang, maka pengeluaran harus ditekan sehemat-hematnya.

Dan yang jauh lebih penting lagi adalah, Jika kita berhutang maka sebelum berani berhutang kita harus punya itungan angka yang jelas bahwa pendapatan kita HARUS LEBIH BANYAK dari jumlah uang yang kita pinjam.

Nah, yang terjadi dan yang saya lihat, Utang negara begitu banyak, tapi anehnya mereka-mereka yang katanya wakil rakyat, pejabat, dan mereka-mereka yang mengaku sebagai abdi negara justru selalu meminta dan berharap untuk gaji mereka diperbanyak.

Sedangkan kita sebagai rakyat biasa seolah tidak pernah tahu bagaimana negara menjamin jika uang yang dihutang itu bisa dipastikan akan menghasilkan uang [kekayaan] yang lebih banyak dari jumlah utang?

Kalau saya sarankan sih sebenarnya untuk urusan-urusan pengeluaran negara yang tidak produktif, itu harusnya ditekan sehemat-hematnya, dan kemudian hutang-hutang itu dimaksimalkan untuk kebutuhan yang lebih produktif.

Namun kalau penilaian saya memang untuk mewujudkan itu sepertinya sangatlah sulit. Karena di negeri ini memang mereka-mereka yag ingin jadi wakil rakyat, pejabat negara, maupun yang katanya ingin mengabdi untuk negeri diantara mereka bekerja hanya demi uang.

Jadi mau sebanyak apapun hutang negara, yang terpenting sebagai pejabat negara penginya tetap gaji dan fasilitas serta tunjanganya harus naik terus.

Sudah begitu, dengan tanpa punya malu kadang kelakuanya sombong banget, angkuh, dan yang lebih menjijikan lagi saat kampanye kok berani-beraninya bilang akan memperjuangkan nasib rakyat!

Harusnya sekali-kali punya rasa malulah sedikit dan ingatlah kalau negeri kita itu masih banyak hutang!

Apa mereka hanya berfikir begini, “Soal hutang biarin aja deh rakyat dan anak cucu kita yang menanggung!” 🙁

Apa komentar anda usai baca tulisan diatas?

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Habibie Mampu Turunkan Nilai Dollar dari Rp 16 Ribu Jadi Rp 6 ribu per Dollar, Bagaimana dengan Jokowi?

Habibie Mampu Turunkan Nilai Dollar dari Rp 16 Ribu Jadi Rp 6 ribu per Dollar, …

One comment

  1. kasihan sekali negara Indonesia tercinta ini, akan seperti apa nantinya bangsa ini. Apakah bangsa ini harus merelakan negaranya sebagai jaminan untuk membayar semua hutang-hutang??

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*