Home ::: Ekonomi ::: Rupiah Melemah Salah Jokowi, Rupiah Menguat Bukan karena Jokowi?
ilustrasi

Rupiah Melemah Salah Jokowi, Rupiah Menguat Bukan karena Jokowi?

Rupiah Melemah Salah Jokowi, Rupiah Menguat Bukan karena Jokowi?.

Personal BLOG | Saya sebenarnya agak sudah kurang suka ngomongin soal isu yang berbau politik. Namun tetap saja isu yang seringkali muncul di beranda akun facebook saya yang lagi rame ngomongin soal penguatan rupiah membuat saya ingin berbicara soal ini.

Beberapa saat yang lalu saya sempat membuat status soal penguatan rupiah. Sebagai internet marketing yang memang mendapatkan penghasilan dalam bentuk kurs dollar, secara pendapatan saya memang sedih karena itu artinya pendapatan saya menurun.

Namun sebagai jiwa nasionalisme saya sebagai warga negara Indonesia tentunya ikut senang jika nilai rupiah semakin menguat.

Walaupun begitu, tetap saja memang nilai rupiah ini memang masih terlalu jauh rendah nilainya jika dibandingkan dengan mata uang asing khususnya dollar.

Tapi kalau kita bicara sebuah kesempurnaan, idealnya memang rupiah itu harus terus digenjot agar rupiah terus mengalami penguatan terhadap mata uang lain.

Namun terkadang dalam proses perbaikan nilai penguatan rupiah, seringkali ada beberapa kasus yang terkadang menggelitik saya. Dimana dalam setiap periode presiden siapapun, ternyata saat nilai rupiah melemah, bisa dipastikan semua terkesan menyalahkan presiden.

Uniknya, saat rupiah menguat, maka apresiasi terhadap presiden seolah hampir tak terdengar.

Kondisi tersebut menjadikan beberapa orang beranggapan jika ada kabar buruk tentang negeri ini, maka semua beban dan persoalan seolah semua ditimpakan dan dibebankan sebagai kesalahan presiden.

Namun saat ada perbaikan di negeri ini, maka kita begitu sulit untuk sesekali memuji presiden.

Hal ini pernah dialami oleh SBY dahulu, dan saat ini juga sepertinya yang sedang dialami Presiden Jokowi.

Coba anda ingat saat rupiah terus melemah di setiap harinya hingga kemarin sempat mencapai Rp 15 ribu per dollar, semua seolah berbondong-bondong dan bersemangat mengolok-olok dan menyalahkan Presiden Jokowi.

Namun coba sekarang, begitu rupiah semakin menguat hingga kembali di angka trek Rp 13 ribuan per dollar, maka seolah mereka yang kemarin menghujat presiden saat rupiah melemah, tak ada satupun apresiasi apalagi pujian untuk presiden Jokowi.

Bahkan tetap saja Jokowi masih tetap dicaci maki dan dianggap menguatnya rupiah tidak ada sama sekali peran presiden Jokowi.

Memang sih, mungkin inilah ciri khas orang-orang kita Indonesia yang saat ini begitu mudah Menghujat dan mencaci maki saat melihat kesalahan orang lain, dan begitu teramat sangat sulit memuji saat melihat keberhasilan orang lain.

Apa komentar anda usai baca tulisan diatas?

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Mengharukan! Kisah Tukang Duplikat Kunci yang Mencari Keadilan karena Digugat Satu Miliar

Mengharukan! Kisah Tukang Duplikat Kunci yang Mencari Keadilan karena Digugat Satu Miliar. Personal BLOG | Ada kisah …

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*