Home ::: Film ::: Sebelum Ajak Tonton Film G30SPKI, Luruskan Dulu Fakta Sejarahnya!

Sebelum Ajak Tonton Film G30SPKI, Luruskan Dulu Fakta Sejarahnya!

Personal BLOG | Sebelum saya bicara soal kontroversi penting tidaknya pemutaran film G30SPKI, saya ingin sedikit bercerita tentang pengalaman saya terkait dengan film G30 SPKI.

Saya ini generasi yang lahir di tahun 1983-an, itu artinya siapapun anda yang lahir di generasi tersebut, pasti memiliki pengetahuan yang sama jika bicara soal film G30SPKI.

Saya masih sangat ingat banget saat sekolah Dasar dulu, setiap jelang tanggal 30 September, dipastikan wajib nonton film G30 S PKI ini.

Padahal saat itu, saya ingat betul bahwa di kampung saya yang memiliki televisi cuman 2-3 rumah saja, itupun hanya televisi hitam-putih.

Untuk energinya sendiri saat itu belum ada listrik melainkan hanya menggunakan Aki. Kalau akinya sudah mau habis, maka layar televisinya akan mengecil.

Jadi saya juga ingat, kalau jelang tanggal 30 S PKI, maka di tanggal 29 si pemilik TV harus memastikan bahwa aki miliknya sudah “disetrum” [cas] lebih dulu di tempat strum Aki. Terkadang kalau si pemilik televisinya sedang malas dan tidak punya duit, maka yang mau nonton harus patungan lebih dahulu.

Setidaknya itulah sedikit perjuangan saya dan warga kampung saya yang saat itu memang terdoktrin bahwa nonton film G30 SPKI itu memang sebuah kewajiban yang ditanamkan sejak saya SD.

Saya sendiri termasuk orang yang takut kalau tidak nonton film tersebut, entah takutnya karena kenapa, tapi saya pastikan seingat saya pasti selalu nonton film G30SPKI.

Nah, kalau saya lihat film G30 SPKI, yang saya fahami dalam film G30SPKI tersebut singkatnya begini.

Ada sekelompok yang disebut PKI, mereka membunuh dan menculik para Jendral dengan cara sangat kejam.

Dalam film tersebut bahkan seperti tidak ada sensor saat banyaknya darah dan proses penyiksaan yang dilakukan PKI.

Saya juga masih ingat bagaimana PKI menyiksa para jenderal yang dibunuh dan disiksa tersebut. Sebagiana ada yang ditembak mati di rumah mereka, bahkan ada yang darahnya diusapkan ke wajah. Namun ada juga yang diculik dan kemudian disiksa dengan sangat kejam menggunakan silet.

Usai adanya penculikan dan pembunuhan kepada para jenderal tersebut, maka datanglah sosok Soeharto yang saat itu digambarkan sebagai PAHLAWAN dan menangkap PKI.

Nah, setidaknya itulah sejarah yang saya fahami tentang PKI melalui film G30 SPKI.

Namun saya sendiri hingga detik ini belum tahu dan belum faham juga terkait dengan sejarah YANG BENAR tentang film G30 SPKI. Apakah film G30 SPKI itu semuanya adalah sesuai FAKTA sejarah atau ada Sejarah yang diselewengkan oleh Soeharto?

Terkait kontroversi fakta dan hoax dalam film G30SPKI ini, ada baiknya anda bisa membaca ulasan dari detik.com berikut,

sumber: detik.comNah, disinilah menurut saya INTI dari masalah kontroversi terkait penting tidaknya film G30SPKI diputar ulang.

Kalau memang apa yang ada di film G30 SPKI semuanya adalah FAKTA SEJARAH YANG BENAR tanpa ada rekayasa, tanpa ada pengurangan dan penambahan catatan sejarah, maka pemutaran film tersebut perlu dipertimbangkan.

Pertimbangan untuk pemutaran ulang film G30SPKI tersebut juga sewajibnya harus disertai alasan yang kuat, UNTUK APA dan MANFAAT serta Effectnya bagaimana?

Jika misalnya isu bahaya PKI itu memang benar-benar ada, dan ditakutkan akan bangkit lagi, maka pemutaran film G30 SPKI mungkin diperlukan, itupun saya tekankan FAKTA SEJARAHNYA harus DILURUSKAN LEBIH DAHULU!

Namun jika isu bangkitnya PKI itu hanyalah isu politik [hoax], yang akan dijadikan alat kepentingan kelompok tertentu, maka perlu dipertimbangkan effect baik buruknya.

Namun kalau pendapat saya, yang terpenting dalam menentukan diputar tidaknya film G30 SPKI yaitu PASTIKAN dan LURUSKAN LEBIH DAHULU FAKTA SEJARAH dari isi film G30 SPKI itu BENAR atau tidak!

Jangan sampai kita menonton sebuah film yang KEBENARAN dari SEJARAHnya sendiri tidak benar, maka itu bisa sangat berbahaya.

Sehingga sebelum memutuskan untuk menonton film G30SPKI, LURUSKAN dulu sejarahnya.

Apalagi kalau saya baca di detik.com dalam bagan gambar yang saya sertakan diatas, disitu disebutkan bahwa dalam film G30SPKI tersebut disebutkan ada yang FAKTA, namun ada juga yang berisi HOAX [KEBOHONGAN].

Kalau sebuah film yang masih belum jelas kebenaran fakta sejarahnya kemudian diputar ulang, maka menurut saya itu sebuah KESLAHAN yang FATAL!

Apa komentar anda usai baca tulisan diatas?

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Mengharukan, Isi Pidato dan Air Mata Gus Mus Saat Muktamar NU

Mengharukan, Isi Pidato dan Air Mata Gus Mus Saat Muktamar NU. Personal BLOG | Saya memang …

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*