Home ::: Headline ::: Tanah Abang Kembali Semrawut, Haruskah Anies-Sandi yang Disalahkan?

Tanah Abang Kembali Semrawut, Haruskah Anies-Sandi yang Disalahkan?

Akhir-akhir ini kembali heboh kembali terkait semrawutnya pkl di tanah abang. Bahkan wartawan detik.com sempat mendapatkan perlakuan intimidasi, yang diduga dilakukan oleh preman disana.

Bicara lokasi pasar tanah abang ini memang mulai heboh dan ramai saat Ahok menjabat Gubernur DKi Jakarta, yang kemudian berani menindak tegas PKL yang berjualan di bahu jalan.

Saat itu, bisa dikatakan Ahok sukses menerbitkan pasar tanah abang dari PKL yang tidak ebrani lagi jualan di bahu jalan.

Saat melakukan hal tersebut, saat itu Ahok bukan tidak ada masalah dan kendala. Bahkan saat itu ada isu jika para preman pasar tanah abang dibuat marah.

Namun karena ketegasan dan keberanian Ahok, maka preman dibuat tidak ebrkutik sehingga pasar tanah abang benar-benar bisa bersih dari PKL yang jualan hingga ke bahu jalan.

Namun, sejak Ahok-Djarot kalah dalam pilgub kemarin, ada yang menyebut para pedagang kaki lima yang sebagian ebsar diyakini dibackingi oleh para preman, mereka kembali berjualan di bahu jalan.

Akibatnya, terjadi kemacetan yang lumayah parah di area tersebut.

Saat saya menyaksikan video yang ditayangkan detik.com disini, sangat jelas, betapa memang para preman disini sudah kembali merajai tanah abang.

Bahkan seorang wartawan sekalipun sampai sempat dilarang untuk mengambil gambar/video di lokasi tersebut.

Melihat kondisi seperti ini, tentunya banyak pihak yang kemudian berfikir bahwa, hal ini terjadi karena Ahok sudah tidak lagi jadi Gubernur, sehingga para preman tanah abang berani beraksi.

Ada juga sebuah pertanyaan, apakah dengan kondisi ini menunjukan bahwa para preman tersebut tidak takut dengan Gubernur dan wakil gubernur yang sekarang?

Dengan begitu, apakah tepat dan pas juga pantas jika dalam kasus ini Anies-Sandi harus disalahkan?

Kalau menurut saya sih kita harus bijak menyikapi masalah ini.

Memang kalau berfikir simplenya saja, mungkin kita akan ebrfikir begini,

“Yang pasti, buktinya saat Ahok jadi Gubernur, preman tanah abang tidak ebrani. Sekarang begitu Anies-Sandi yang memimpin, pasar tanah abang kembali semrawut”.

Saya pikir kita harus berfikir lebih luas lagi, dimana masalah PKL ini sebenernya ujungnya adalah soal cari duit.

Maksud saya begini, para PKL itu kan memang butuh duit, dan mungkin mereka meyakini hanya dengan jualan di tanah abang mereka bisa dapat duit.

Begitu juga dengan para preman disana, mungkin mereka selama ini berfikir jika memang dari sanalah mereka bisa punya dapat pemasukan.

Nah, dari sini sebenernya masalahnya sudah diketahui, yang itu artinya tinggal kita mencari solusinya.

Disinilah mungkin bahwa saling menyalahkan tidaklah bisa selesaikan masalah.

Mungkin benar, dengan diturunkan satpol PP untuk menerbitkan terus para PKL seperti saat Ahok pimpin Jakarta, itu bisa selesaikan masalah.

Namun yang harus dicatat, itu hanya menyelesaikan masalah soal mengurangi kemacetan di wilayah tersebut. Namun bagaimana dengan masalah ansib para PKL?

Menurut saya, inilah pentingnya dalam menyelesaikan masalah itu memang ahrus sampai ke akar masalah.

Solusi terbaik tentunya, negara dalam hal ini pemda DKI bisa mencari jalan tengah, bagaimana para PKL ini bisa diberikan pelatihan, bahkan disertai juga dengan solusi tempat jualan yang bisa lebih menguntungkan daripada saat jualan di tanah abang.

Jika ada solusi seperti itu, saya yakin PKL juga akan dengan kesadaran sendiri tidak akan lagi jualan di tanah abang.

Sedangkan kalau urusan preman, kalau PKL tidak lagi mau jualan disitu, dengans endirinya preman juga akan berfikir untuk cari pendapatan disitu.

Sudah saatnya kita itu dalam berfikir jangan sibuk berdebat dan terlalu asyik saling menyalahkan, sampai-sampai kita lupa jika kita sama-sama manusia yang hidup di Indonesia yang seharusnya kita jaga rasa persaudaraan, bukan saling hujat dan saling menyalahkan.

Apa komentar anda usai baca tulisan diatas?

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

8 Alasan Kuliah Tidak Penting Versi Deddy Corbuzier!

Untuk kesekian kalinya Deddy Corbuzier mengeluarkan pernyataan yang asti akan dianggap kontroversial melalui channelsnya di …

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*