Home ::: Headline ::: Wali Kota Surabaya Mengundurkan Diri?

Wali Kota Surabaya Mengundurkan Diri?

Wali Kota Surabaya Mundur

Personal BLOG | Wali Kota Surabaya yang dikenal banyak membawa prestasi dan perubahan di Surabaya dikabarkan akan mengundurkan diri? Informasi terkait dengan Wali Kota Surabaya Mengundurkan Diri masih belum diklarifikasi langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Seperti saya kutip dari AntaraNews.com (30/1/14), diberitakan bahwa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta waktu untuk menjelaskan seputar kabar yang berkembang akhir-akhir ini terkait mundurnya ia dari jabatannya karena tidak cocok dengan wakilnya.

“Nanti dilihat, nanti saya akan ngomong, nanti nunggu ya,” kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat berkunjung di Liponsos Kalijudan Surabaya, Kamis.

Menurut dia, hingga saat ini pihaknya belum bertemu dengan Wakil Walikota (Wawali) Surabaya Wisnu Sakti Buana karena pada saat dilantik sedang berhalangan atau sakit.

“Saya belum ketemu, tadi pagi saya ke kantor terus ke dokter terus ke sini. Kalau sudah sehat saya ketemu. Kalau ketemu sekarang saya gak enak nanti ketularan saya,” katanya.

Risma menjelaskan sebetulnya tidak ada persoalan dirinya secara personal dengan Wisnu Saktu. Hanya saja, lanjut dia, pihaknya masih mempersoalkan proses pemilihan wakil walikota atau Wawali Surabaya yang dinilai tidak sesuai prosedur.

“Saya minta itu sesuai prosedur. Jangan sampai masyarakat menggugat karena itu akan menjadi beban kita semua,” katanya.

Laporan yang diterima Risma, bahwa Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil WaliKota Surabaya Eddie Budi Prabowo merasa tidak tanda tangan soal kelengkapan berkas calon wawali sebagaimana yang diminta Kemendagri.

“Tidak ada tanda, kenapa ada tanda tangan. Saya hanya terima tembusannya. Jadi ada proses yang tidak dilalui. Ada tanda tangan yang dipalsukan,” ujarnya.

Apalagi, lanjut dia, panlih juga mengirim surat ke Mendagri soal tidak sesuainya prosedur pemilihan Wawali. Ia menekankan jangan sampai persoalan itu akan berimbas terhadap pemerintahan kota Surabaya mendatang. “Kita tunggu saja prosesnya,” ujarnya.

Ketua Panitia Pemilihan Wakil Walikota Surabaya Eddie Budi Prabowo sebelumnya menegaskan kelengkapan berkas persyaratan calon Wawali yang diminta Kemendagri telah dimanipulasi.

“Terakhir saya tanda tangan pada 30 Oktober 2013, itu pun saat verifikasi persyaratan calon. Saat itu ada dua anggota panlih (panitia pemilihan) yang tanda tangan yakni saya dan Adi Sutarwijono. Tapi saat Kemendagri meminta kelengkapan syarat pada 23 Desember 2013, tanda tangannya sudah bertambah dua anggota panlih yakni Junaedi dan Sudarwati Rorong,” kata Eddie kepada Antara beberapa waktu lalu.

Namun hal itu dibantah anggota Panlih dari PDIP Adi Sutarwijono mengatakan bahwa adanya tanda tangan dari dua anggota panlih yang menyusul saat verifikasi kelengkapan tidak perlu dipersoalkan lagi.

Menurutnya jika itu dipersoalkan, maka pihaknya menuding balik bahwa tanda tangan Eddie juga bermasalah karena ditandatangai setelah rapat.

“Mestinya tanda tangan kan dilakukan pada saat rapat berlangsung. Tapi dia tanda tangan satu jam lebih setelah rapat. Terus apa bedanya jika tanda tangan itu dilakukan tiga bulan setelahnya. Intinya kan itu ditandatangani setelah rapat,” katanya.

Apa komentar anda usai baca tulisan diatas?

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Kenapa Orang Suriah Lebih Mengungsi ke Eropa daripada ke Negara Teluk yang Kaya dan Seagama?

Kenapa Orang Suriah Lebih Mengungsi ke Eropa daripada ke Negara Teluk yang Kaya dan Seagama? …

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*