Home ::: Headline ::: Kisah Nyata Anak Durhaka dari Singapura dan Kecintaan Perdana Menteri Singapura Terhadap Orang Tuanya

Kisah Nyata Anak Durhaka dari Singapura dan Kecintaan Perdana Menteri Singapura Terhadap Orang Tuanya

Kisah Nyata Anak Durhaka dari Singapura dan Kecintaan Perdana Menteri Singapura Terhadap Orang Tuanya.

Personal BLOG | Untuk anda yang mungkin tahu bahwa kisah nyata anak durhaka di jaman modern itu masih ada, bahkan di negara semaju dan semodern Singapura.

Kisah ini mungkin sudah banyak yang tahu dan membacanya, namun untuk anda yang belum sempat membacanya, silahkan anda baca kisahnya disini.

Semoga melalui cerita ini para pembaca yang selama ini sudah dengan tulus dan ikhlas merawat Ibu dan orang tuanya semakin sayang dan semakin ingin selalu membahagiaan Ibu dan orang tuanya.

Dan khusus untuk anda yang masih saja menganggap orang tua [khususnya Ibu] sebagai beban dan menganggap mereka selalu salah dan menyebalkan, semoga anda menjadi tersadarkan sehingga kelak anak-anak anda menjadi seorang anak yang akan menyayangi anda, dan jangan sampai durhaka sebagaimana kisah anak durhaka dari Singapura sebagaimana saya kutipkan dari dongeng.org berikut,

Sebuah Kisah Nyata dari Negeri tetangga Singapura beberapa dekade lalu yang cukup menghebohkan hingga Perdana Menteri saat itu, Lee Kwan Yew senior turun tangan dan mengeluarkan dekrit tentang orang lansia di Singapura.

Dikisahkan ada orang yang sangat kaya raya di Singapura, mantan Pengusaha sukses yang mengundurkan diri dari dunia bisnis ketika istrinya meninggal dunia. Jadilah ia single parent yang berusaha membesarkan dan mendidik dengan baik anak laki-laki satu-satunya hingga mampu mandiri dan menjadi seorang Sarjana.

Kemudian setelah anak tunggalnya tersebut menikah, ia minta ijin kepada ayahnya untuk tinggal bersama di Apartemen Ayahnya yang mewah dan besar. Dan ayahnya pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya tinggal bersama-sama dengannya.

Terbayang dibenak orangtua tersebut bahwa apartemen nya yang luas dan mewah tersebut tidak akan sepi, terlebih jika ia mempunya cucu. Betapa bahagianya hati bapak tersebut bisa berkumpul dan membagikebahagiaan dengan anak dan menantunya.

Pada mulanya terjadi komunikasi yang sangat baik antara Ayah-Anak-Menantu yang membuat Ayahnya yang sangat mencintai anak tunggalnya itu tersebut tanpa sedikitpun ragu-ragu mewariskankan seluruh harta kekayaan termasuk apartement yang mereka tinggali dibaliknamakan ke anaknya itu melalui Notaris terkenal di sana.

Tahun-tahun berlalu, seperti biasa, masalah klasik dalam rumah tangga, jika anak menantu tinggal seatap dengan orang tua, entah sebab mengapa akhirnya pada suatu hari mereka bertengkar hebat yang pada akhirnya, anaknya tega mengusir sang Ayah keluar dari apartment mereka yang ia warisi dari Ayahnya.

Karena seluruh hartanya, Apartemen, Saham, Deposito, Emas dan uang tunai sudah diberikan kepada anaknya, maka mulai hari itu dia menjadi pengemis di Orchard Rd.

Bayangkan, orang kaya mantan pebisnis yang cukup terkenal di Singapura tersebut, tiba-tiba menjadi pengemis!

Suatu hari, tanpa disengaja melintas mantan teman bisnisnya dulu dan memberikan sedekah, dia langsung mengenali si ayah ini dan menanyakan kepadanya, apakah ia teman bisnisnya dulu.

Tentu saja, si ayah malu dan menjawab bukan, mungkin Anda salah orang, katanya. Akan tetapi temannya curiga dan yakin, bahwa orang tua yang mengemis di Orchad Road itu adalah temannya yang sudah beberapa lama tidak ada kabar beritanya.

Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kepada teman-temannya yang lain, dan mereka akhirnya bersama-sama mendatangi orang tersebut. Semua mantan sahabat karibnya tersebut langsung yakin bahwa pengemis tua itu adalah Mantan pebisnis kaya yang dulu mereka kenal.

Dihadapan para sahabatnya, si ayah dengan menangis tersedu-sedu, menceritakan semua kejadian yang sudah dialaminya. Maka, terjadilah kegemparan di sana, karena semua orang tua di sana merasa sangat marah terhadap anak yang sangat tidak bermoral itu.

Kegemparan berita tersebut akhirnya terdengar sampai ke telinga PM Lee Kwan Yew Senior.

PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu durhaka tersebut. Mereka dimaki-maki dan dimarahi habis-habisan oleh PM Lee dan PM Lee mengatakan “Sungguh sangat memalukan bahwa di Singapura ada anak durhaka seperti kalian” .

Lalu PM Lee memanggil sang Notaris dan saat itu juga surat warisan itu dibatalkan demi hukum! Dan surat warisan yang sudah baliknama ke atas nama anaknya tersebut disobek-sobek oleh PM Lee. Sehingga semua harta milik yang sudah diwariskan tersebut kembali ke atas nama Ayahnya, bahkan sejal saat itu anak menantu itu dilarang masuk ke Apartment ayahnya.

Mr Lee Kwan Yew ini ternyata terkenal sebagai orang yang sangat berbakti kepada orang tuanya dan menghargai para lanjut usia (lansia). Sehingga, agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan Kebijakan / Dekrit yaitu “Larangan kepada para orangtua untuk tidak mengwariskan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal. Kemudian, agar para lansia itu tetap dihormati dan dihargai hingga akhir hayatnya, maka dia buat Kebijakan berupa Dekrit lagi, yaitu agar semua Perusahaan Negara dan swasta di Singapura memberi pekerjaan kepada para lansia.

Agar para lansia ini tidak tergantung kepada anak menantunya dan mempunyai penghasilan sendiri dan mereka sangat bangga bisa memberi angpao kepada cucu-cucunya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1 tahun bekerja.

Anda tidak perlu heran jika Anda pergi ke Toilet di Changi Airport, Mall, Restaurant, Petugas cleaning service adalah para lansia. Jadi selain para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih bisa bekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat karena banyak bergerak.

Satu lagi sebagaimana di negeri maju lainnya, PM Lee juga memberikan pendidikan sosial yang sangat bagus buat anak-anak dan remaja di sana, bahwa pekerjaan membersihkan toilet, meja makan diresto dan sebagainya itu bukan pekerjaan hina, sehingga anak-anak tersebut dari kecil diajarkan untuk tahu menghargai orang yang lebih tua, siapapun mereka dan apapun profesinya.

Sebaliknya, Anak di sana dididik menjadi bijak dan terus memelihara rasa hormat dan sayang kepada orangtuanya, apapun kondisi orangtuanya.

Meskipun orangtua mereka sudah tidak sanggup duduk atau berdiri,atau mungkin sudah selamanya terbaring diatas tempat tidur, mereka harus tetap menghormatinya dengan cara merawatnya.

Mereka, warganegara Singapura seolah diingatkan oleh PM Lee agar selalu mengenang saat mereka masih balita, orangtua merekalah yang membersihkan tubuh mereka dari semua bentuk kotoran, juga yang memberi makan dan kadang menyuapinya dengan tangan mereka sendiri, dan menggendongnya kala mereka menangis meski dini hari dan merawatnya ketika mereka sakit.

Jika anda merasa kisah nyata ini memberikan inspirasi dan manfaat untuk anda, silahkan dibagikan kepada siapapun. Bahkan jika anda melihat teman anda atau siapapun yang anda tahu dan anda kenal yang ternyata mereka menelantarkan orang tua mereka dan anda tak berani atau takut memberikan nasihat kepadanya, silahkan cukup kirimkan kisah ini kepadanya.

Semoga saja dengan kisah ini para pembaca yang selama ini sudah dengan tulus dan ikhlas merawat Ibu dan orang tuanya semakin sayang dan semakin ingin selalu membahagiaan Ibu dan orang tuanya.

Dan khusus untuk anda yang masih saja menganggap orang tua [khususnya Ibu] sebagai beban dan menganggap mereka selalu salah dan menyebalkan, semoga anda menjadi tersadarkan sehingga kelak anak-anak anda menjadi seorang anak yang akan menyayangi anda, dan jangan sampai durhaka sebagaimana kisah anak durhaka dari Singapura diatas.

Apa komentar anda usai baca tulisan diatas?

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Perbedaan Antara Cewek dan Cowok yang Dibenarkan Menurut Sains dan Ilmu Pengetahuan

Perbedaan Antara Cewek dan Cowok yang Dibenarkan Menurut Sains dan Ilmu Pengetahuan. Personal BLOG | Jangan pernah …

One comment

  1. orang tua harus kita hormati dan kita banggakan >

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*