
Posts by Ari Es:
- Memiliki Ilmu yang luas
- Hidupnya Zuhud
- Berani menyampaikan kebenaran meskipun pahit
- Tidak takut dan tidak mengharap apa-apa dari manusia
- Rasa takut dan harapnya hanya kepada Allah S.W.T
- Ucapan-ucapan yang keluar dari mulutnya berbisa dan menyebarkan fitnah
- Hidupnyan condong kepada kemewahan
- Selalu mendekati penguasa dan orang kaya untuk mendapatkan dunia
- Menjual ayat-ayat Allah untuk kepentingan dunianya
- Bila mengeluarkan fatwa motivasinya bukan untuk kebijakan melainkan demi mencari ridha penguasa dan konglemerat, meskipun hal tersebut menyalahkan yang benar dan membenarkan yang salah.
Cara Melaporkan PungLi Melalui SMS, Call Center, Hingga Bisa Langsung Laporkan ke Jokowi
October 23rd, 2016Cara Melaporkan PungLi Melalui SMS, Call Center, Hingga Bisa Langsung Laporkan ke Jokowi!
Personal BLOG | Sebelum saya memberikan petunjuk bagaimana cara melaporkan jika ada pungli, maka lebih baiknya perhatikan dan pahami lebih dahulu, bagaimana gerakan “Sapu Bersih Pungutan Liar” benar-benar diperangi secara serius oleh Jokowi.
Dalam sebuah pengantar di website resmi “Sapu Bersih Pungutan Liar [SABERPUNGLI]” saberpungli.id, disebutkan disana bahwa,
Pemberantasan pungutan liar (pungli) sangat serius diupayakan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dalam rapat koordinasi dengan gubernur dari seluruh Indonesia di Istana Negara, Kamis 20 Oktober 2016, Presiden membicarakan langkah-langkah konkret pemberantasan pungli di semua lapisan pelayanan masyarakat.
Pungutan liar yang sudah terlalu lama dibiarkan terjadi mungkin telah menjadi budaya tersendiri dalam pelayanan masyarakat di Indonesia. Tak ingin hal tersebut terus terjadi, Presiden Joko Widodo menegaskan kepada jajarannya di daerah untuk menyelaraskan langkah dengan pemerintah pusat dalam upaya pemberantasan pungli di Indonesia.
“Pungli ini sudah bertahun-tahun dan kita menganggap itu adalah sebuah hal yang normal, kita permisif terhadap pungli itu. Karena itu saya ajak para gubernur bicarakan langkah kongkret bicara pungutan liar. Tidak hanya urusan KTP, tidak hanya urusan sertifikat, tidak hanya urusan di pelabuhan, kantor, bahkan di sumah sakit. Hal-hal apapun yang berkaitan dengan pungutan yang tidak resmi harus kita bersama hilangkan. Dengan keterpaduan itulah kita harapkan operasi pungli ini akan efektif,” tegas Presiden.
Di hadapan para gubernur, Presiden kembali mengingatkan bahwa semangat pemberantasan pungli bukanlah terletak pada jumlah kerugian yang ditimbulkannya, namun lebih pada akar budayanya yang hendak dihilangkan.
“Yang namanya pungutan liar bukan hanya soal besar-kecilnya, tapi keluhan yang sampai ke saya itu memang sudah puluhan ribu banyaknya. Ini persoalan yang harus kita selesaikan. Jadi bukan masalah urusan sepuluh ribu, tapi pungli telah membuat masyarakat kita susah untuk mengurus sesuatu,” terangnya.
Presiden juga mengingatkan, pungutan liar tidak hanya berdampak kecil pada buruknya kualitas pelayanan masyarakat. Bila hal tersebut dibiarkan begitu saja, pada akhirnya juga menjalar ke hal yang lebih luas lagi. Pungli juga melemahkan daya saing nasional.
“Akibatnya bisa menurunkan daya saing ekonomi Indonesia,” ujarnya.
Sederhanakan Perizinan di Daerah
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo memberikan perhatian khusus terkait perizinan di daerah. Kemudahan perizinan bagi para investor merupakan salah satu upaya pemerintah agar Indonesia memiliki daya saing dalam kemudahan berusaha dibanding dengan negara-negara lainnya. Namun, Presiden masih mendengar adanya keluhan terkait pungli selama proses perizinan berlangsung.
“Perizinan ini juga masih banyak sekali yang larinya ke pungli, yang larinya menghambat investasi di daerah. Saya ingin mengatakan karena ini menjadi kewenangan para gubernur, bupati, dan walikota. Kalau ini terus dibiarkan, peringkat indeks kemudahan berusaha masih akan jauh,” ungkap Presiden.
Oleh karenanya, untuk mencegah birokrasi yang terlalu panjang, Presiden berharap agar segala bentuk perizinan yang ada dapat lebih disederhanakan. Sebab, upaya pemerintah pusat untuk menyosialisasikan Indonesia sebagai negara yang ramah investasi tidak akan berhasil bila tidak didukung oleh pemerintah daerah.
“Misalnya mendirikan bangunan ada parabolanya minta izin sendiri parabola, ada hotel buat kolam renang izin sendiri untuk kolam, ada hotel dan restoran izin lagi sendiri (terpisah). Kalau seperti ini percuma kita pasarkan bahwa negara ini ramah terhadap investasi tapi praktiknya masih seperti ini,” tegasnya sekaligus mengakhiri arahan.
Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Jaksa Agung Muhammad Prasetyo, dan Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian.
Jakarta, 20 Oktober 2016
Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden
Bey Machmudin
Dengan membaca penjelasan diatas, setidaknya kita sudah faham betul kenapa pungli itu memang harus disapu bersih.
Untuk membantu pemerintah dalam melaporkan tindakan pungli, maka teramatsangat diperlukan peran masyarakat untuk berani melaporkan jika melihat adanya tindakan pungli tersebut.
Saya yakin sebagian dari masyarakat mungkin ada yang berfikir pesimis, “hallah, cuman pencitraan saja, mana bisa pungli dihilangkan dari Indonesia, sampai kiamat juga tetap saja pungli di Indonesia tidak bisa hilang. Nanti kalaupun kita laporkan, paling juga tidak diusut. Kalaupun diusut paling hanya yang kena apes aja, nanti juga kembali lagi begitu.”
Nah, jika anda termasuk yang berfikir demikian, maka sewajibnya orang-orang seperti andalah yang menyebabkan pungli itu ada!
Ya!
Karena rasa apatis dan ketidakpedulian anda untuk berani melaporkan itulah pungli akan tetap ada dan subur berkembang dan diwariskan.
Sekarang ini pemimpin kita sudah berkomitmen dan menunggu peran masyarakat kita untuk berani bergerak dan bersatu padu bersama-sama melawan pungli!
Yang saya takutkan, jangan-jangan selama ini KEBURUKAN dan KEJAHATAN selalu MENANG, itu sebenarnya ya karena kita juga!
Karena kita-kita yang katanya mengaku orang BAIK dan BENAR, justru hanya DIAM dan ACUH serta tidak berani melawan ketidakbenaran itu!
Akibatnya, keburukan dan kejahatan seolah selalu menang dan tumbuh subur diantara kita.
Sudah saatnya kita bangkit bersama melawan ketidakbenaran di sekitar kita, tentunya dengan kepedulian kita untuk melibatkan diri melawan PUNGLI!
Pertanyaan selanjutnya, Bagaimana cara melaporkanya?
Terkait dengan cara melaporkan Pungli, caranya sebagai berikut,
#1. Laporkan Melalui Website SABERPUNGLI.iD
Saya barusaja mencoba untuk membuka website tersebut [22/10/16], Memang sudah bisa diakses, tapi sayangnya memang fitur-fiturnya belum banyak yang berfungsi.
Didalamnya hanya masih berisi pengantar dan ada sedikit laporan yang sepertinya baru diisi oleh admin.
Mungkin karena masih awal jadi website tersebut belum bisa berfungsi untuk melaporkan.
Namun dalam website tersebut sudah disediakan contact kepada pihak SABERPUNGLI yaitu,
SAPU BERSIH PUNGUTAN LIAR
Jl. Medan Merdeka Barat No. 15 Jakarta Pusat 10110
Telp: Call Center 193 / 0812-1313-2
HP: 0856-8880-881 / 0812-1313-23
Email: [email protected]
#2. Melalui SMS
Cara kedua untuk melaporkan PUNGLI bisa melalui SMS center ke 1193
Kalau terkait cara ini sangatlah mudah, silahkan anda langsung kirimkan laporan punglinya dimana dan dengan informasi yang lengkap lalu langsung kirimkan ke SMS center 1193 tersebut.
#3. Melalui Call Center
Cara yang ketiga ini, anda bisa melaporkan pungli dengan cara langsung menelpon ke Call Center dengan nomor 193.
Sepertinya kedepan seharusnya akan lebih mudah dan praktis lagi jika sistem laporan terkait pungli ini melalui aplikasi.
Namun setidaknya, dengan 3 cara tersebut, mulai sekarang kita semua sudah bisa laporkan pungli.
Saran dan masukan untuk anda yang sudah melaporkan pungli melalui 3 cara diatas, mohon anda harus selalu aktif menanyakan apakah sudah ditindklanjuti atau belum. Jika anda sudah melaporkan pungli, kemudian belum juga ada tindaklanjut dan tindakan bahkan punglinya masih tetap berjalan, saran saya langsung laporkan ke Jokowi dengan mention aja akun twitter presiden kita di akun @jokowi.
Kalau sudah melakukan cara itu juga masih belum juga ada respon dan tindakan nyata, bahkan pungli masih tetap berjalan, anda harus berani dan jangan segan untuk undang wartawan. Jika perlu anda share saja di facebook dan twitter. Tapi harus dicatat, anda harus siapkan bukti dan saksi-saksinya, jadi kalau sewaktu-waktu anda dituntut, anda punya bukti yang kuat.
Memang pastilah sulit dan ribet yang namanya melawan kejahatan dan ketidakbenaran, tapi memang kita harus LAWAN dan LAWAN!
Ulama Adalah Pewaris Para Nabi, Tunjukan Akhlaq dan Kebajikanmu, Bukan Jadi Provokator!
October 12th, 2016Ulama Adalah Pewaris Para Nabi, Tunjukan Akhlaq dan Kebajikanmu, Bukan Jadi Provokator!
Personal BLOG | Saya agak heran memang ketika melihat yang terjadi di negeri kita ini, dimana terkadang saya melihat orang yang katanya punya kesan sebagai ulama [ahli] beragama, tapi tiap jelang pemilukada, justru beberapa diantara merek [tidak semuanya] justru terkesan berubah seperti ahli provokator?
Apalagi tokoh-tokoh agama yang aktif berpolitik, pada masa kampanye, beberapa [tidak semuanya] diantara mereka kok seolah-olah muncul ke permukaan bukan sebagai seorang ahli agama, tapi terkadang muncul sebagai ahli provokator.
Saya tidak berani memastikan itu, tapi disini saya hanya ingin mengungkapkan apa yang saya lihat dan apa yang saya amati.
Bahkan saya sendiri pernah langsung melihat itu pada tokoh agama di lingkungan saya, dimana setiap hari dirinya dikenal sebagai orang ahli dalam agama dan laris-manis untuk jadi penceramah untuk berdakwah soal agama.
Tahu sendiri namanya ceramah agama itu kan pasti kadang menasihati umat supaya bisa menjaga lidah, jangan suka fitnah, jangan sebarkan kebencian, saling hormat menghormati, perbaiki akhlaq, berlomba-lomba dalam kebaikan, dan berjuta nasihat baik lainya.
Namun alangkah terkejutnya saya, ketika dirinya aktif dan gabung di salah satu partai dan mendukung calon tertentu, maka yang tadinya tiap ngomong selalu berbau nasihat dan bikin adem serta membuat hati tentram, tiba-tiba seolah-olah jadi sebaliknya.
Yang dulunya selalu kasih nasihat supaya jangan suka ngomongin orang, dalam ceramahnyapun ternyata jelekin calon-calon yang tidak didukung.
Yang tadinya nasihatin supaya jangan suka fitnah, eh, terkadang justru malah menduga-duga kalau pilih si “anu” bisa-bisa bangsa ini tambah rusak dan seterusnya.
Apa yang saya lihat disekitar saya tersebut, ternyata kok entah kebetulan atau tidak, tiap jelang pemilukada, kok saya lihat orang-orang ahli agama yang seharusnya tiap muncul di TV lebih pantesnya mengeluarkan statemen yang berakhlaq dan bijak, kok faktanya justru kadang malah komentar dan pernyataanya seperti ahli provokator?
Saya disini tidak ingin menyebut nama karena saya disini benar-benar memang sedang heran saja dengan perilaku-perilaku mereka.
Saya menuliskan ini benar-benar karena ketakutan saya begini,
Jika seorang yang dianggap dan dinilai sebagai orang beragama yang seharusnya memiliki akhlaq yang baik saja, gara-gara musim pilkada [politik] tiba-tiba berubah jadi orang yang kasar pernyataanya, lantas bagaimana dengan orang awam di sosial media?
Kekhawatiran saya selanjutnya, jika orang yang ahli agama saja gara-gara isu politik dan musim kampanye jadi berubah kasar begitu, bagaimana dengan para politikus busuk yang selama ini memang sudah jadi orang kotor? Tentunya logikanya bisa semakin menjadi-jadi dan semakin brutal bukan?
Seorang yang sudah berani disebut ulama, itu artinya mereka adalah pewaris para nabi. Jadi, perilaku dan akhlaqnya juga seharusnya mengikuti rosululloh Muhammad S.A.W.
Ingatlah bahwa ulama itu juga jenisnya ada 2;
#1. Ulama Pewaris para Nabi,
Ciri-cirinya;
#2. ‘Ulama Su’ (jelek; jahat)
Ciri-cirinya,
Jadi, seorang ulama harus bisa menunjukan akhlaq dan kebijakanya dalam berbangsa dan bernegara. Dengan cara seperti itulah ulama akan dihargai oleh umat, bahkan disegani non muslim.
Saya sangat prihatin jika sampai ada ulama yang justru gila penghormatan dan sanjungan. Ingatlah bahwa seorang ulama dihargai tidaknya tergantung sikapnya terhadap masyarakat. Dan ulama tidak boleh meminta dihormati dan dihargai oleh manusia, karena semua yang dilakukan ulama sudah sewajibnya karena llah S.W.T.
Ini semuanya hanya unek-unek saya saja, apakah anda merasakan hal yang sama seperti apa yang saya rasakan dan yang saya lihat? itu saya kembalikan kepada diri anda masing-masing.
Namun tentunya saya teramatsangat berharap kepada mereka yang “NGAKUNYA/MERASA” sebagai orang yang tahu dan faham soal agama, jika ada kegaduhan di negeri kita ini, saya berharap mereka datang sebagai orang yang punya akhlaq baik dan bijak, yang mampu mendamaikan kekisruhan tersebut, bukan justru malah jadi provokator apalagi memperkeruh suasana.
Semoga!
Kasus Prostisusi Anak untuk Gay, Pelanggar HAM yang Berlindung atasnama HAM
September 10th, 2016Personal BLOG | Saya sungguh ikut prihatin dengan adanya kasus prostitusi anak yang dijadikan pelampiasan nafsu para gay.
Terkadang saya memang tidak tahu banyak hal tentang komunitas Gay atau pecinta hubungan sesama jenis itu. Namun setahu saya beberapa pakar kesehatan sudah jelas-jelas menyatakan jika perilaku para Gay dikategorikan sebagai penyakit.
Namun tetap saja berbagai komunitas ini selalu saja berlindung atas nama Hak Asasi Manusia [HAM] supaya keberadaan mereka dilegalkan.
Padahal sebenarnya perilaku mereka sendiri terkadang justru melanggar Hak Asasi orang lain.
Kasus prostitusi anak yang baru-baru ini terbongkar merupakan salah satu bukti bahwa aktivitas menyimpang seksual mereka menjadikan anak-anak menjadi korban kebejatan mereka.
Ngotot dan gencarnya para komunitas Gay di Indonesia dan di belahan dunia lain ini tentunya sebuah hal yang memang harusnya dihentikan.
Hal tersebut dikarenakan penyakit menyimpang seksual mereka tidak bisa “dilahirkan”, sehingga satu-satunya cara untuk menambah jumlah komunitas mereka yaitu dengan cara menularkanya.
Kondisi yang sebenarnya sangat bertentangan dengan mereka yang selama ini sering menyerukan atasnama Hak Asasi Manusia.
Mereka dalam berbagai kesempatan selalu ingin dimanusiakan dan dihargai hak-hak mereka, namun pada waktu yang bersamaan mereka justru jadi pelaku pelanggar HAM itu sendiri.
Boleh saja para aktivis yang mendukung keberadaan Gay menganggap jika kasus prostitusi anak oleh Gay yang baru-baru ini terjadi hanyalah ulah oknum bahkan bukan masuk organisasi mereka.
Namun dari kasus ini setidaknya kita tahu bahwa keberadaan para komunitas Gay ini bisa membahayakan bahkan melanggar Hak-hakl Asasi orang lain. Termasuk yang barusaja terjadi yaitu mengancam Hak asasi anak-anak.
Kasus yang barusaja terbongkar ini hanyalah satu cerita yang mungkin terbongkar, sedangkan diluar sana mungkin masih ada bahaya lain yang sedang mengancam anak-anak di Indonesia.
Mungkin negara seharusnya melalui kementrian kesehatan dan sosial serta tokoh agama dan sejenisnya untuk duduk bersama mencari solusi ini.
Jika memang aktivitas Gay itu menyimpang dan dianggap sebagai penyakit, maka mereka sudah seharusnya disembuhkan. Namun jika mereka tetap tidak mau, maka harus ada tindakan yang bisa menyadarkan mereka. Kalaupun tidak bisa disadarkan, setidaknya mereka tidak akan memakan korban lagi.
SERU BANGET! Tendangan Penalti C. Ronaldo GAGAL karena Diteriaki MESSI!
June 18th, 2016Personal BLOG | Buat anda yang sudah nonton pertandingan antara Portugal berhadapan dengan Austria dalam lanjutan Euro 2016, anda tentunya melihat bagaimana Tendangan Penalti C. Ronaldo yang justru harus GAGAL melahirkan gol.
Padahal jika boleh dibilang, tendangan penalti C. ROnaldo tersebut menjadi satu-satunya peluang terbaik dan diandalkan bisa mengantarkan Portugal unggul saat melawan Austria.
Namun pada kenyataanya justru Ronaldo harus gagal melakukan eksekusi tendangan penalti tersebut.
Namun tahukah anda jika ternyata salah satu penyebab gagalnya C. Ronaldo saat melakukan tendangan penalti ke gawang Austria tersebut, menurut beberapa pengamat dikarenakan saat mau menendang tendangan penalti, para pendukung Austria meneriaki C. Ronaldo dengan menyebut nama Messi.
“Messi ! Messi! Messi! Messi! Messi! Messsi!”
Begitulah suara para pendukung Austria yang begitu bergenuruh di stadion. Karena suara itupula diyakini oleh beberapa orang menjadikan kosentrasi C. Ronaldo menjadi terganggu sehingga harus gagal melakukan eksekusi penalti ke gawang Austria.
Tentunya anda tahu selama ini rivalitas antara C. Ronaldo dan Messi memang selalu menjadi ajang perdebatan juga diantara para pendukung masing-masing.
Apakah hal ini benar atau tidak, silahkan anda persepsikan menurut versi anda masing-masing. Atau jika perlu bisa ditanyakan langsung ke C. Ronaldo hehe…
Buat anda yang tidak sempat nonton, lihat ini saya sempat buatkan videonya untuk anda!
Jangan lupa Like dan Share juga Subcribe ya di akun Channel Youtube saya 🙂
Menikmati Pesona Pantai Wedi Ombo di Gunung Kidul Yogyakarta
June 1st, 2016Menikmati Pesona Pantai Wedi Ombo di Gunung Kidul Yogyakarta.
Personal BLOG | Jalan seolah tak berujung, begitulah kesan rasa jauhnya perjalanan menuju pantai yang seolah-olah seperti di paling ujung pantai-pantai di Gunung Kidul.
Namun semuanya terbayar sudah usai menyaksikan keindahanya, Ya, Pantai Wedi Ombo yang berada di GUnung Kidul Yogyakarta memang sungguh mempesona.
Bagi anda yang belum tahu pesona pantai-pantai di Gunung Kidul, anda wajib mencoba merasakan sensasi dan menikmati keindahan pantai-pantai di seluruh Gunung Kidul.
Saya sudah beberapa kali berkunjung ke pantai-pantai yang berlokasi di Gunung Kidul, hampir semuanya mempesona dan mengagumkan.
Bahkan yang menarik hampir setiap saat selalu ditemukan nama-nama pantai baru di Gunung Kidul yang selalu membuat kita terpana akan keindahanya.
Dahulu saat pertama-tama mendengar nama wisata di Gunung Kidul, paling kita hanya mendengar nama pantai seperti Pantai Baron, Pantai Kukup, Pantai Krakal.
Namun berjalanya waktu dan adanya internet dan kemunculan media sosial, maka semakin banyak orang melakukan explore wisata pantai-pantai di Gunung Kidul melalui media sosial sehingga semakin hari semakin banyak orang mengenal banyak pantai-pantai mengagumkan di Gunung Kidul.
Terlalu banyak jika saya harus melakukan review pantai-pantai di Gunung Kidul.
Secara berkala nanti akan saya review satu persatu mengenai pengalaman saya saat melakukan perjalanan ke berbagai pantai di Gunung Kidul Yogyakarta.
Kali ini saya ingin melakukan review mengenai pantai Wedi Ombo yang berlokasi di Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta.
Wedi Ombi diambil dari bahasa jawa yang berarti pasir lebar, lebih jelasnya dinamakan pantai wedi ombo karena pantai ini memang memiliki hamparan pasir yang lebar [ombo] jika dibandingkan dengan hamparan pasir di pantai-pantai lainya.
Untuk menjangkau wisata ini, saya melakukan perjalanan dari kota Yogyakarta sekitar 2,5 jam perjalanan. Saya sendiri bersama Istri saya memutuskan untuk menginap di Hotel sekitaran Malioboro karena saya mengatur perjalanan liburan di Yogyakarta dengan dua tujuan.
Di pagi hari hingga sore hari, saya memutuskan menikmati beberapa pantai di Gunung Kidul, salah satunya pantai Wedi Ombo dan pada malam harinya saya ingin menikmati suasana kota Yogyakarta.
Saat melakukan perjalanan menuju ke Pantai Pasir Wedi Ombo. hal yang harus anda lakukan adalah, anda wajib mengisi bahan bakar penuh di sekitaran Kota Wonosari karena berjarak hampir 30km dari kota Wonosari, anda tidak akan menemukan pom bensin.
Jika anda dari arah kota Yogyakarta, untuk menuju pantai Wedi Ombo, anda harus mengikuti papan petunjuk yang hampir ada di setiap lampu merah saat anda akan memasuki kota Wonosari.
Ikuti saja papan petunjuk tersebut hingga akhirnya anda akan diantarkan ke jalan menuju pantai Wedi Ombo.
Anda juga harus memastikan bahwa kendaraan anda dalam kondisi yang baik. Karena saat anda melakukan perjalanan ke Pantai Wedi Ombo, anda akan kesulitan menemukan bengkel dan perumahan penduduk. Kalaupun ada jaraknya masih jauh dan lebih didominasi oleh perbukitan bebatuan yang terjal.
Hal lain yang perlu anda persiapkan juga terkait kehati-hatian karena banyak tikungan tajam, jalan yang naik turun mewajibkan anda tidak boleh lengah dan harus tetap waspada.
Tiket masuk di Pantai Wedi Ombo harga resminya sebenarnya hanya Rp 9.500,- namun saya sendiri dikenakan Rp 10.000,- untuk dua orang. Terkait hal ini sendiri saya masih bingung sebenarnya berapa harga resmi setiap perorangnya.
Begitu anda sampai di lokasi Pantai Wedi Ombo, dari atas anda akan melihat keindahan pantai Wedi Ombo yang didominasi bebatuan karang yang ditepian pantai terhampar pasir putih yang indah.

Saat anda melakukan foto-foto disini, anda tetap harus berhati-hati karena terkadang ombak datang secara tiba-tiba.
Saya sendiri awalnya berfoto-foto di bagian tengah karang-karang, namun saat asyik sedang berfoto-foto dengan istri saya, tiba-tiba datang ombak yang ternyata sudah menggenangi karang-karang tempat saya berfoto.
Untungnya ombak tersebut tidak terlalu besar dan tidak terlalu dalam sehingga saya dan istri saya bisa terhindar dari ombak tersebut.
Terkait kuliner disini sendiri ada beraneka ragam, dari mulai es kelapa muda, pecel, ikan laut, dan berbagai kuliner lainya ada disini.
Untuk masalah harga, anda tidak perlu takut dikenakan harga yang mahal karena harga disini tidak terlalu mahal. isalnya saja es jeruk disini harganya hanya Rp 3 ribu saja, demikian juga harga makanan lainya tidak beda jauh dengan harga di kota. Namun jika anda masih ragu, tidak ada salahnya anda harus tanya harga lebih dahulu sebelum memesan makanan atau barang disini agar anda tidak menyesal dengan harganya.

Tak terasa sudah panjang lebar banget saya menulis tentang pasir Wedi Ombo, di sekitaran pasir wedi Ombo sebenarnya masih ada banyak lagi pantai-pantai indah lainya, namun biar tulisan ini tidak terlalu panjang, pada kesempatan yang lain akan saya ulas juga disini.
Isu Reklamasi Teluk Jakarta dan Sumber Waras Akibatkan Popularitas Ahok Menurun?
April 22nd, 2016Isu Reklamasi Teluk Jakarta dan Sumber Waras Akibatkan Popularitas Ahok Menurun?
Personal BLOG | Pada bulan Desember 2015 yang lalu, sebuah hasil survey dilakukan oleh salah satu lembaga Survey bernama Lembaga Populi Center menyebutkan jika popularitas Ahok hampir mencapai 100% atau dikisaran 95,8%.
Hasil tersebut saat itu memang nama Ahok sangat populer dan berali-kali muncul dalam pemberitaan di berbagai media Nasional.
Saat itu juga pemberitaan terkait Ahok masih banyak berisi pemberitaan positif misalnya saat penanganan banjir di Jakarta yang sangat cepat, pembersihan got dan selokan, sungai, sertai pembangunan taman, dan berbagai pemberitaan positif lainya.
Termasuk juga pemberitaan terkait dengan ketegasan Ahok yang tidak sungkan memecat pegawai ataupun PNS di DKI Jakarta yang jelas-jelas melanggar apalagi melakukan korupsi.
Atas hasil kerja yang memang sangat baik tersebut tentunya sangat wajar jika banyak para pendukung Ahok mendukung habis-habisan idolanya untuk maju dalam PILKADA DKI Jakarta selanjutnya.
Bahkan hanya sebulan usai Ahok memutuskan maju sebagai bakal calon Gubernur DKI jakarta yang selanjutnya, relawan Teman Ahok sudah berhasil mengumpulkan syarat minimum KTP warga DKI Jakarta jika ingin maju melalui jalur independent.
Melihat fakta-fakta tersebut menjadikan peluang Ahok untuk maju lagi untuk jadi Gubernur DKI Jakarta semakin terbuka lebar.
Apalagi usai dua partai politik juga ada yang sudah terang-terangan mendukung Ahok, baik melalui jalaur independent maupun lewat parpol, Nasdem dan Hanur sudah terang-terangan siap dukung Ahok.
Namun sekarang, munculnya isu Reklamasi di teluk Jakarta dan kasus Rumah Sakit Sumber Waras telah menjadikan nama Ahok selalu sering disebut bahkan ada yang terang-terangan meyakini jika Ahok terlibat dalam dua kasus besar tersebut.
Terlebih untuk para lawan Ahok maupun orang yang sejak awal tidak suka dengan Ahok, maka adanya kasus Reklamasi Teluk Jakarta dan kasus Sumber Waras seolah menjadi angin segar untuk memojokan Ahok.
Tidak hanya itu juga, beberapa waktu lalu sempat juga heboh seorang yang mengaku sebagai auditor BPK mengupload video di internet yang isinya mengumpat-umpat Ahok, bahkan hingga menantang AHok untuk berduel sampai mampus.
Walaupun pada akhirnya diketahui jika ternyata orang tersebut bukanlah sebagai auditor BPK melainkan hanya seorang staf senior di BPK RI.
Adanya kasus reklamasi teluk Jakarta dan kasus rumah Sakit Sumber Waras ini tentunya sangat memungkinkan celah jika hal tersebut bisa mempengaruhi mereka yang tadinya mendukung Ahok untuk kemudian berpaling dari Ahok.
Belum lagi adanya kemacetan Jakarta dan ancaman banjir Jakarta, tentunya masih bisa menjadi celah lawan politik Ahok untuk memojokan kegagalan-kegagalan Ahok.
Saya sendiri belum mendapatkan informasi yang cukup, apakah jika dilakukan survey terkait dengan popularitas Ahok saat ini, apakah popularitas Ahok masih mencapai 95,8 % atau justru menurun?
Atau jangan-jangan malah naik terus? Kalaupun misal popularitas Ahok menurun, siapa kira-kira sosok yang mampu menyaingi Ahok?
Bagaimana menurut Anda?
Hari Kartini: Jangan Lupa Bahagiakan Anak dan Berbakti pada Suami!
April 21st, 2016Hari Kartini: Jangan Lupa Bahagiakan Anak dan Berbakti pada Suami!
Personal BLOG | Setiap merayakan hari Kartini tiap tanggal 21 April, maka hampir semua orang ramai-ramai ngomongin Kartini dari sisi perjuangan Kartini dimasanya saat itu.
Beberapa orang juga sudah membahas soal perjuangan Kartini yang identik dimaknai dengan perjuangan kesamaan gender antara wanita dan laki-laki memiliki hak dan kesetaraan yang sama dalam hal memperoleh pendidikan dan yang lainya.
Di beberapa media juga hampir semua yang dimunculkan biasanya sosok-sosok wanita yang dianggap layak mendapatkan sebutan “Kartini Masa Kini” dan yang terkait dengan itu.
Namun saya disini ingin sedikit berfikir lain dari hal-hal tersebut.
Saya awali dari lingkungan yang pernah saya temui di sekitar saya selama saya pernah hidup di perkotaan maupun di desa.
Khususnya saat di kota-kota besar, pernah diantara pekerjaan saya melayani masyarakat khususnya didominasi anak-anak. Saat saya melihat banyak anak-anak sering main ke kantor saya dan minta ajarin komputer dan internet serta meminjam buku. Sewaktu-waktu pernah saat hari libur banyak anak yang tetap main ke kantor saya, kemudian saya iseng tanya begini,
“Hari libur tidak diajak liburan sama ayah atau Ibu?”
Jawabnya sambil terlihat lesu dan seolah sudah terbiasa dia menjawab, “Kalau hari libur katanya buat istirahat karena sudah seminggu [senin-sabtu] kerja jadi kalau hari Minggu buat istirahat karena Senin sudah harus masuk kerja lagi.
Emang Ibu juga kerja?
Iya mas, Ibu kerja kantoran gitu, jadi paling kalau pulang sudah jam 6 petang baru sampe rumah, jam 7.30 pagi sudah berangkat kerja terus.
Mendengar jawaban tersebut saya jadi berfikir dan membayangkan, betapa kondisi tersebut tentunya menunjukan betapa kurangnya perhatian anak dari orang tuanya termasuk Ibunya.
Saya meyakini di Indonesia sendiri saat ini kisah seperti itu masihlah banyak, bahkan mungkin masih jauh lebih memilukan.
Saya juga sangat yakin apa yang dilakukan orang tua termasuk Ibu untuk bekerja setiap hari tujuan utamanya pasti ingin bahagiakan anak-anaknya. Namun terkadang karena kesibukan pekerjaan justru terkadang tidak sedikit anak yang kurang perhatian ibunya.
Karena banyaknya kondisi yang seperti itu, maka muncul persepsi bahwa banyak orang tua justru lebih sayang kepada perusahaan tempat ia bekerja daripada perhatian dan kasih sayang kepada anaknya.
Terkadang saat melihat kondisi tersebut, saya sendiri tidak berani memberikan saran harus begini atau begitu. Karena saya sangat yakin setiap orang memang punya pilihan sendiri masing-masing dalam hidup mereka.
Namun yang jadi catatan disini, saya hanya ingin mengaitkan dengan pemahaman saat peringatan Hari Kartini.
Saya jadi berkhayal dan berangan-angan seperti ini,
Jika Kartini di jaman dahulu berjuang supaya wanita tidak didiskriminasikan oleh penjajah saat itu, maka sangat wajar dan cocok sekali jika Kartini berjuang untuk menghapus dan menghilangkan diskriminasi yang terjadi saat itu.
Dan sekarang, saat diskriminasi sudah bisa dikatakan tidak terjadi lagi seperti pada masa penjajah saat itu, maka menurut saya mungkin boleh saja para wanita berlomba-lomba jadi wanita karir, jadi polisi, tentara, pilot, dokter, dan profesi lainya.
Tapi saya juga teramat sangat berharap, sebagai kaum wanita, jangan sampai demi mengejar karir dan profesi anda tapi kemudian nasib anak jadi kurang perhatian dan kurang kasih sayang.
Apalagi jika mendengar ada cerita seorang istri yang mentang-mentang bekerja apalagi gajinya lebih tinggi dari suaminya kemudian mereka jadi berani dan kurang hargai suami. Hal tersebut tentunya bukanlah sesuatu yang baik juga.
Jadi menurut saya, silahkan dalam perayaan hari Kartini anda para kaum wanita merayakan dengan pemahaman dan aksi anda.
Namun pesan saya, jangan sampai kesibukan anda sebagai kaum wanita menjadikan anda kurang memberikan perhatian kepada anak, keluarga dan suami anda.
Setiap wanita yang berhasil membahagiakan anak dan berbakti pada suaminya, maka menurut saya wanita tersebut layak kita berikan apresiasi yang luar biasa. Semoga saja wanita itu adalah Istri anda, Ibu anda, atau saudara anda. Semoga!
Selamat merayakan Hari Kartini 21 April 2016!
Sikap Prabowo Terkait Kader Gerindra Jadi Tersangka Korupsi Dihujat Netizen
April 2nd, 2016Sikap Prabowo Terkait Kader Gerindra Jadi Tersangka Korupsi Dihujat Netizen.
Personal BLOG | Tentunya anda sudah tahu kabar terkait dengan salah satu Partai Gerindra terkena Operasi Tangkap Tangan [OTT] KPK kemarin.
Anggota DPRD DKI dari Fraksi Gerindra tersebut yaitu bernama M Sanusi yang juga merupakan adik dari Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik.
Jabatan dari M Sanusi sendiri pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Gerindra. Sedangkan jabatan Sanusi sekarang ini yaitu menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD DKI yang membidangi pembangunan.
Sebagaimana diberitakan di banyak media disebutkan jika dari tangan Sanusi, tim KPK menyita duit sebesar Rp 1,140 miliar. Dari duit tersebut sekitar Rp 140 juta disebut sebagai sisa dari pemberian suap yang pertama. Sedangkan, pemberian suap yang pertama dilakukan pada tanggal 28 Maret 2016 sebesar Rp 1 miliar.
Menanggapi salah satu kadernya tertangkap tangan KPK dan sudah remsi ditetapkan sebagai tersangka, maka Prabowo langsung menyatakan sikapnya melalui akun facebook pribadinya.
Berikut ini merupakan bunyi pernyataan sikap Prabowo tersebut,
Assalamualaikum Wr. Wb. Shalom. Om Swastiastu. Namo Buddhaya.
Sejak awal sikap Partai Gerindra sangat jelas. Partai Gerindra menentang dan dengan tegas melarang anggotanya untuk terlibat dalam tindakan apapun yang sifatnya melawan hukum, melanggar Undang-undang dan Konstitusi, apalagi korupsi.
Bila ada anggota Partai Gerindra yang menduduki jabatan eksekutif atau legislatif dan kemudian terbukti melakukan perbuatan melawan hukum, maka dia harus bertanggung jawab penuh terhadap perbuatan yang dilakukannya.
Kendati demikian, Partai Gerindra memegang prinsip asas praduga tak bersalah dan berharap agar proses hukum dapat berjalan dengan baik dan adil. Walaupun ada proses hukum yang berjalan, Partai Gerindra juga memiliki mekanisme internal partai untuk menegakkan, menjunjung tinggi aturan, disiplin, kehormatan partai, menjaga kemurnian, cita-cita dan ideologi partai.
Sebenarnya pernyataan Prabowo memang terkesan sangat normatif sekali, karena dianggap disisi lain mungkin ingin menunjukan sikap tegas Prabowo yang sangat memerangi korupsi, namun disisi yang lain belum ada sikap pasti partai terkait dengan nasib dari M Sanusi apakah dipecat atau tidak?
Apalagi dalam pernyataan tersebut sempat muncul pernyataan begini,
“…..Kendati demikian, Partai Gerindra memegang prinsip asas praduga tak bersalah dan berharap agar proses hukum dapat berjalan dengan baik dan adil.”
Pernyataan ini tentunya memang ada kesan Prabowo tidak ingin langsung gegabah memecat atau memberhentikan M Sanusi dari partai Gerindra melainkan seolah-olah ingin melihat proses hukum yang ada.
Terkait dengan pernyataan Prabowo berikutnya yang kemudian mengatakan,
“….Walaupun ada proses hukum yang berjalan, Partai Gerindra juga memiliki mekanisme internal partai untuk menegakkan, menjunjung tinggi aturan, disiplin, kehormatan partai, menjaga kemurnian, cita-cita dan ideologi partai.”
Pernyataan tersebut dinilai sangat normatif banget dan tidak ada ketegasan sikap apalagi keputusan untuk memecat atau tidak kadernya yang jadi tersangka Korupsi.
Padahal sebagaimana sudah kita tahu bahwa setiap kasus yang ditangani KPK, apalagi khusus yang ditangkap dalam OPERASI TERTANGKAP TANGAN hampir semuanya terbukti memang melakukan korupsi tersebut.
Memang sih kalau bicara secara hukum memang sah-sah saja setiap orang memang harus menghormati asas praduga tak bersalah, tapi bagaimana secara Etika dan Moral?
Nah, dari segi etika dan moral inilah mungkin yang kemudian mengakibatkan para netizen banyak yang ramai-ramai berkomentar negatif dan menghujat sikap Prabowo tersebut.
Berikut ini merupakan beberapa komentar miring netizen atas sikap pernyataan Prabowo tersebut baik di facebook maupun di berbagai komentar situs berita nasional,
Gabriel Jovi @gabyjovi:
Basi lah prabowo,
kl gak ketangkep pasti minta jatah buat partai
kalo ketangkep suruh tabggung jawab sendiri..
Mending yg INDEPENDEN aj dah
bebas gak ada ikatan
Gak perlu setoran.
jangkrik78 @jangkrik78: Kok, Taufik yang sudah jelas narapidana koruptor masih dipelihara? Jangan omdo jenderal, rakyat ragu tegasnya anda dan Gerindra!!!
Sanny Kenzt @suarakami: Pak Prabowo, bukankah kader anda sanusi, sopan dan santun ? Makanya jgn lihat luarnya saja…. santun tapi menusuk rakyat diam2, kata KPK kasus raperda adalah grand corruption yang merampas hak asasi rakyat. Masih mencari figur santunkah ?
Nicolas Batam: GRENDA GRENDA DAN PARA HATERS UDAH SEMAKIN MABUK AJA,… BAGAIMANA KAMU MAU BERSIHKAN RUMAHMU MENGGUNAKAN SAPU YANG KOTOR,,,, SI M TAUFIK ( PERNAH DIPENJARA KASUS KORUPSI ), MANUSIA YANG BERMASALAH TAPI TETAP KAMU TAMPUNG HAHAHAHA, JGN BYK BUAL LAH WOWO.
[Masih komentar akun Nicolas Batam] FAKTA: Inilah rekam jejak M.Taufik yang didukung dan dibanggakan Gerindra untuk menggantikan posisi Ahok. Silahkan dinilai sendiri partai macam apa Gerindra ini. Kalau alasannya status mantan terdakwa koruptor itu hanyalah masa lalu, apa jaminannya tidak akan diulang lagi kalau orang dengan karakter korup ini diberi kesempatan lagi? Pak Bowo, orang model begini kader terbaik partai anda untuk DKI Jakarta? Sulit membayangkan kualitas kader Gerindra yang tidak sebaik Muhammad Taufik itu yang bagaimana. Standarisasi terbaiknya di DKI Jakarta ya M.Taufik.
David Ongko: Ahk!! Gimana sih bapak ini.. Saya dulu sangat mendukung bapak jadi calon presiden.. Kemudian berbalik arah ke jokowi.. Kenapa pak? Kok bisa saya berbalik arah? Ini penting.. Karna saya melihat orang2 yang di belakang bapak itu semuanya koruptor!!! Apa jadinya jika bapak jadi presiden waktu pemilu kemarin? Hancur Indonesia Pak!!! Tolonglah.. Kader2 yang ngak berguna itu tolong di singkirkan macam Mohammad Taufik dan Fadli Zon.. Yakinlah Pak! Gerindra tidak akan bisa seperti Gerindra yang dulu lagi kalau bapak masi berteman dengan bajingan2 seperti itu. Tolong koreksi diri.. Saya berbicara seperti ini karna masi respek dengan bapak!!
Ricky Frans Leonard Hutabarat: Makanya jangan suka menzolimi pak Ahok, ternyata diri sendiri (gerindra) yg tersandung korupsi. Lebih parah lg kakak adek sangat aktif menyerang pak Ahok ttg korupsi Sumber Waras yg sdh jelas tdk ada bukti. Belajarlah menjadi politisi yg santun dan mengerti hukum. Dengan kejadian ini, Gerindra lebih waspada lg terhadap anggota yg ada dilegislatif. Pilih saja pemimpin yg sudah terbukti kerja, jujur dan memanusiakan rakyat. Salam Indonesia Raya.
Glen Nainggolan Hutabalian: itu kata bapak,, tp nyqtanya kadermu yg ada di senayan ga menjalankannya,, selalu aja biang kerok,, tuh liat fadli zong, taufik , dan masih bnyk lagi,, kasi pelajaran tuh akhirnya kadermu trnyata maling teriak maling.
Nyaman @nyaman: Kalau kader ketangkap kpk, parpol pasti langsung ngomong bwh partai mlarang tegas korupsi.. Tapi kl gk ketahuan ya orak opo2, lanjutkan.. Kalau bisa yg bnyk, dan jgn lupa jatah buat partai.. Begitulah dunia dagelan Parpol.. Msh percaya??
Diluar hujatan netizen diatas masih banyak lagi, namun walaupun begitu tetap saja kok masih yang banyak memberikan dukungan positif kepada pernyataan Prabowo tersebut diatas.
Terkadang saya juga heran, kenapa hampir semua partai memiliki sikap yang sama yang tidak langsung berani pecat kadernya yang jadi tersangka korupsi?
Bukankah walau baru jadi tersangka korupsi sekalipun, toh mereka sudah mencoreng citra buruk partai?
Kalau memang tidak ada “sesuatu” saran saya pecat saja walau masih baru tersangka korupsi. Hal itu justru akan membuat rakyat salut dengan sikap partai tersebut.
Terkait nantinya dalam proses hukum ternyata dinyatakan tidak terbukti bersalah, silahkan juga untuk partai kalau mau merekrut lagi.
Maksud “sesuatu” yang saya maksudkan apakah si tersangka korupsi itu “jangan-jangan” memiliki rahasia partai yang kalau partai sembarangan asal pecat si tersangka korupsi nantinya ditakutkan si tersangka korupsi tersebut akan bongkar rahasia partai tersebut?
Tapi tidak tahulah terserah mereka para politisi mau seperti apa, toh semua sikap mereka akan berimbas kepada partai itu sendiri.
Terkait dengan kasus ini, saya juga bisa menduga rakyat DKI Jakarta bisa-bisa akan kurang mendukung calon-calon Bakal Calon Gubernur DKI yang dicalonkan Gerindra. Walaupun prediksi saya untuk loyalitas partai tetap akan mendukung siapapun calon pilihan partai tersebut.
Tapi yaitu tadi, Semuanya silahkan dikembalikan kepada diri anda masing-masing yang menilai.
Mundurnya Ford dari Indonesia dan Matinya Produksi Otomotif Indonesia
January 28th, 2016Mundurnya Ford dari Indonesia dan Matinya Produksi Otomotif Indonesia!
Personal BLOG | Isu terkait akan hengkangnya Ford dari Indonesia di pekan ini ramai dibicarakan oleh para pecinta otomotif di Indonesia. Terlebih untuk para pemilik mobil ford dan para karyawanya, hal tersebut tentunya kabar buruk untuk mereka.
Walaupun demikian, saya sendiri belum terlalu percaya atas kepastian keputusan ford tersebut, sebelum benar-benar ford sudah berhenti tak lagi beroperasi di Indonesia. Karena saya tetap kadang berfikiran, jangan-jangan ini hanya permainan marketing Ford saja untuk mendongkrak popularitasnya.
Selama memang belum terealisasi keputusanya Ford untuk hengkang dari Indonesia, maka bisa saja nanti tiba-tiba saja Ford mengumumkan begini, “Dengan pertimbangan respon yang baik dari para pelanggan ford di Indonesia, maka Ford tidak jadi hengkang dari Indonesia”.
Jadi untuk mempercayainya, kalau saya sih mending tunggu saja hingga akhirnya Ford benar-benar hengkang dari Indonesia.
Beberapa alasan rencana hengkangnya Ford dikarenakan kalah saing dengan produk industri otomatif lain yang memang membuat beberapa produk mereka diproduksi di Indonesia sehingga daya operasionalnya yang lebih murah.
Berbeda dengan Ford di Indonesia yang oleh beberapa pihak bisa dikatakan hanya seperti importir saja. Dengan kondisi yang seperti itulah kenapa Ford menjadi kalah bersaing dengan industri otomotif lainya yang mereka memiliki produksi di Indonesia.
Jika nanti Ford benar-benar hengkang dari Indonesia, maka keuntungan ada buat para industri otomotif lainya yang merasa jika pesaing mereka berkurang di Indonesia.
Namun yang ingin saya tanyakan disini justru bagaimana kabar terkait dengan nasib produksi otomotif hasil karya anak Indonesia?
Apakabar mobil Esemka?
Bagaimana juga nasib Mobil Listrik karya Ricky Elson dan kawan-kawanya sekarang?
Bukankah dengan adanya isu hengkangnya Ford dari Indonesia, seharusnya pemerintah juga harus benar-benar menggejot habis-habisan terkait dengan produksi mobil nasional kita?
Jika negara-negara maju saja selalu menjadikan Indonesia sebagai target pasar besar untuk industri otomotif mereka, kenapa justru kita hanya bangga hanya menjadi KONSUMEN saja?
Kapan kita bisa berganti dari yang hanya sebatas konsumsi produk-produk otomotif untuk bisa menjadi negara Produsen dari produk-produk otomotif?
Banyak pertanyaan-pertanyaan tersebut diatas yang menurut saya memang hanya pemerintah yang memiliki kesempatan terbesar untuk mewujudkanya.
Indonesia bukanya tanpa ahli di bidang otomotif melainkan lebih kepada kurangnya dukungan pemerintah akan nasib produksi otomotif dalam negeri.
Nasib mobil Esemka dan Mobil Listrik karya Ricky Elson dkk menjadi bukti betapa potensi dan kemampuan Ricky Elson yang sudah diakui dunia justru kurang dihargai oleh negara kita.
Coba teman-teman ikuti akun facebook Ricky Elson, bagaimana kini dirinya berjuang habis-habisan bersama teamnya yang sungguh luar biasa tanpa pernah menyerah mereka berjuang demi kemajuan bangsanya.
Semoga saja pada saatnya nanti Indonesia tidk hanya sebatas menjadi negara Konsumen untuk industri otomotif, namun juga akan beralih menjadi Produsen produk-produk otomotif berkelas dunia. Semoga!
Negara Banyak Hutang, Pejabat Tetap Hidup Kaya dan Perut Kenyang!
January 27th, 2016Negara Banyak Hutang, Pejabat Tetap Hidup Kaya dan Perut Kenyang!
Personal BLOG | Coba anda lihat di sekitar anda, biasanya mereka yang terlilit hutang yang banyak, setidaknya mereka hidupnya jadi susah, tidak tenang, bahkan tak sedikit yang bunuh diri.
Namun hal itu tidak pernah kita lihat saat kita melihat pejabat kita, wakil rakyat kita, hingga mereka yang katanya abdi negara yang gajinya terus naik, lengkap dengan tunjanganya. Padahal jelas-jelas negara kita sedang memiliki beban hutang yang tidak tahu kapan lunasnya.
Sebagai orang yang ikut “dipaksa” untuk bayar hutang negara melalui kewajiban bayar pajak negara, saya gregetan ingin ikut bicara soal hutang negara yang sudah begitu banyak.
Saya kutipkan dari CNNIndonesia [20/09/2015], disebutkan jika Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah utang luar negeri yang ditarik swasta dan pemerintah pada Juli 2015 sebesar US$ 303,7 miliar atau mencapai Rp 4.376,3 triliun (kurs terkini Rp 14.410/US$), klau dengan kurs Rp 13.800/$US maka sekitar Rp 4.191 triliun.
Dengan hutang yang begitu buanyak, mungkin saja pakar ekonomi sehebat apapun tidak berani memastikan kapan kira-kira hutang negara tersebut lunas.
Yang menarik menurut saya dan ini merupakan inti dari opini saya sesuai judul diatas yaitu terkait dengan kebiasaan para pejabat kita yang selalu minta gaji mereka selalu naik dan naik terus lengkap dengan fasilitas dan tunjangan yang serba mewah. Mulai dari mobil mewah, rumah mewah, hingga tunjangan yang nilainya bikin kita emosi jika dibandingkan dengan kinerjanya yang masih sangat mengecewakan.
Kondisi ini tentunya sangat berbanding terbalik dengan pengetahuan yang saya miliki, dimana dalam kehidupan nyata, jika kita banyak hutang, maka pengeluaran harus ditekan sehemat-hematnya.
Dan yang jauh lebih penting lagi adalah, Jika kita berhutang maka sebelum berani berhutang kita harus punya itungan angka yang jelas bahwa pendapatan kita HARUS LEBIH BANYAK dari jumlah uang yang kita pinjam.
Nah, yang terjadi dan yang saya lihat, Utang negara begitu banyak, tapi anehnya mereka-mereka yang katanya wakil rakyat, pejabat, dan mereka-mereka yang mengaku sebagai abdi negara justru selalu meminta dan berharap untuk gaji mereka diperbanyak.
Sedangkan kita sebagai rakyat biasa seolah tidak pernah tahu bagaimana negara menjamin jika uang yang dihutang itu bisa dipastikan akan menghasilkan uang [kekayaan] yang lebih banyak dari jumlah utang?
Kalau saya sarankan sih sebenarnya untuk urusan-urusan pengeluaran negara yang tidak produktif, itu harusnya ditekan sehemat-hematnya, dan kemudian hutang-hutang itu dimaksimalkan untuk kebutuhan yang lebih produktif.
Namun kalau penilaian saya memang untuk mewujudkan itu sepertinya sangatlah sulit. Karena di negeri ini memang mereka-mereka yag ingin jadi wakil rakyat, pejabat negara, maupun yang katanya ingin mengabdi untuk negeri diantara mereka bekerja hanya demi uang.
Jadi mau sebanyak apapun hutang negara, yang terpenting sebagai pejabat negara penginya tetap gaji dan fasilitas serta tunjanganya harus naik terus.
Sudah begitu, dengan tanpa punya malu kadang kelakuanya sombong banget, angkuh, dan yang lebih menjijikan lagi saat kampanye kok berani-beraninya bilang akan memperjuangkan nasib rakyat!
Harusnya sekali-kali punya rasa malulah sedikit dan ingatlah kalau negeri kita itu masih banyak hutang!
Apa mereka hanya berfikir begini, “Soal hutang biarin aja deh rakyat dan anak cucu kita yang menanggung!” 🙁
Personal BLOG Catatan Kecil Anak Petani