Home ::: Ekonomi ::: Mundurnya Ford dari Indonesia dan Matinya Produksi Otomotif Indonesia
selo vs ford
Ford boleh hengkang dari Indonesia, tapi jangan sampai Industri otomotif negeri kita ikut dimatikan!

Mundurnya Ford dari Indonesia dan Matinya Produksi Otomotif Indonesia

Mundurnya Ford dari Indonesia dan Matinya Produksi Otomotif Indonesia!

Personal BLOG | Isu terkait akan hengkangnya Ford dari Indonesia di pekan ini ramai dibicarakan oleh para pecinta otomotif di Indonesia. Terlebih untuk para pemilik mobil ford dan para karyawanya, hal tersebut tentunya kabar buruk untuk mereka.

Walaupun demikian, saya sendiri belum terlalu percaya atas kepastian keputusan ford tersebut, sebelum benar-benar ford sudah berhenti tak lagi beroperasi di Indonesia. Karena saya tetap kadang berfikiran, jangan-jangan ini hanya permainan marketing Ford saja untuk mendongkrak popularitasnya.

Selama memang belum terealisasi keputusanya Ford untuk hengkang dari Indonesia, maka bisa saja nanti tiba-tiba saja Ford mengumumkan begini, “Dengan pertimbangan respon yang baik dari para pelanggan ford di Indonesia, maka Ford tidak jadi hengkang dari Indonesia”.

Jadi untuk mempercayainya, kalau saya sih mending tunggu saja hingga akhirnya Ford benar-benar hengkang dari Indonesia.

Beberapa alasan rencana hengkangnya Ford dikarenakan kalah saing dengan produk industri otomatif lain yang memang membuat beberapa produk mereka diproduksi di Indonesia sehingga daya operasionalnya yang lebih murah.

Berbeda dengan Ford di Indonesia yang oleh beberapa pihak bisa dikatakan hanya seperti importir saja. Dengan kondisi yang seperti itulah kenapa Ford menjadi kalah bersaing dengan industri otomotif lainya yang mereka memiliki produksi di Indonesia.

Jika nanti Ford benar-benar hengkang dari Indonesia, maka keuntungan ada buat para industri otomotif lainya yang merasa jika pesaing mereka berkurang di Indonesia.

Namun yang ingin saya tanyakan disini justru bagaimana kabar terkait dengan nasib produksi otomotif hasil karya anak Indonesia?

Apakabar mobil Esemka?

Bagaimana juga nasib Mobil Listrik karya Ricky Elson dan kawan-kawanya sekarang?

Bukankah dengan adanya isu hengkangnya Ford dari Indonesia, seharusnya pemerintah juga harus benar-benar menggejot habis-habisan terkait dengan produksi mobil nasional kita?

Jika negara-negara maju saja selalu menjadikan Indonesia sebagai target pasar besar untuk industri otomotif mereka, kenapa justru kita hanya bangga hanya menjadi KONSUMEN saja?

Kapan kita bisa berganti dari yang hanya sebatas konsumsi produk-produk otomotif untuk bisa menjadi negara Produsen dari produk-produk otomotif?

Banyak pertanyaan-pertanyaan tersebut diatas yang menurut saya memang hanya pemerintah yang memiliki kesempatan terbesar untuk mewujudkanya.

Indonesia bukanya tanpa ahli di bidang otomotif melainkan lebih kepada kurangnya dukungan pemerintah akan nasib produksi otomotif dalam negeri.

Nasib mobil Esemka dan Mobil Listrik karya Ricky Elson dkk menjadi bukti betapa potensi dan kemampuan Ricky Elson yang sudah diakui dunia justru kurang dihargai oleh negara kita.

Coba teman-teman ikuti akun facebook Ricky Elson, bagaimana kini dirinya berjuang habis-habisan bersama teamnya yang sungguh luar biasa tanpa pernah menyerah mereka berjuang demi kemajuan bangsanya.

Semoga saja pada saatnya nanti Indonesia tidk hanya sebatas menjadi negara Konsumen untuk industri otomotif, namun juga akan beralih menjadi Produsen produk-produk otomotif berkelas dunia. Semoga!

Apa komentar anda usai baca tulisan diatas?

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Mengapa Harus Ahok yang Pimpin Jakarta, Bukan Mereka?

Mengapa Harus Ahok yang Pimpin Jakarta, Bukan Mereka? Personal BLOG | Saya berharap dalam membaca tulisan …

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*