Home ::: Ekonomi ::: Ketika Para Koruptor Sudah Semakin Menjadi yang Maha Pemberani di Negeri ini!
koruptor

Ketika Para Koruptor Sudah Semakin Menjadi yang Maha Pemberani di Negeri ini!

Ketika Para Koruptor Sudah Semakin Menjadi yang Maha Pemberani di Negeri ini!

Personal BLOG | Koruptor | Tahun 2015 telah berlalu…..

Kini 2016 telah kita songsong. Hari demi hari, bulan demi bulan akan kita lalui di tahun 2016 ini.

Pada berbagai kesempatan perayaan tahun baru 2016, saya sangat yakin hampir semua birokrasi di negeri ini hingga kepada pribadi-pribadi kita tentunya ingin membuat perubahan yang lebih baik lagi.

Namun hal yang harus diingat dan yang paling sulit serta membuat banyak apatis tentunya saat kita bicara korupsi dan korupsi.

Saya beberapa saat yang lalu iseng – iseng nanya ke beberapa teman ataupun beberapa tetangga yang kadang ngajak ngobrol,

“Menurutmu kasus korupsi tahun 2016 akan semakin besar atau akan semakin menurun?”

Jawaban teman saya justru malah begini,

“Gak usah jauh-jauh mikirin pejabat yang korupsi, di Indonesia apa sih yang tidak dikorupsi? Proyek-proyek yang berbau agama seperti proyek Al-Qur’an ataupun ibadah haji saja dikorupsi kok”.

Dari pernyataan teman saya ini, kemudian saya kok jadi berfikir bahwa ternyata kalau saya ambil kesimpulan.

Masih tetap tingginya angka korupsi di Indonesia ini, kalau saya simpulkan itu dikarenakan para koruptor itu memang sekumpulan dan sekelompok orang-orang yang MAHA PEMBERANI.

Maha pemberani yang saya maksudkan disini sudah pasti tentunya MAHA PEMBERANI dalam artian yang teramatsangat negatif dan sangat tidak baik.

Mari kita coba lebih rinci lagi bahwa para koruptor di negeri ini faktanya memang sekumpulan orang-orang yang memang memiliki keberanian yang sangat tinggi.

#Koruptor itu Berani Melawan Aturan dan Hukum Tuhan

Sejauh ini yang saya tahu hampir semua koruptor itu beragama. Jika para koruptor itu beragama, itu artinya mereka percaya adanya Tuhan. Jika mereka percaya adanya Tuhan, itu artinya mereka tahu jika korupsi itu dilarang oleh Tuhan mereka.

Tapi kok masih tetap berani korupsi?

Jawabanya, karena Koruptor itu memang Maha Pemberani!

 

#Koruptor itu Berani Memberi Nafkah Haram untuk Keluarga

Kasihan memang jika melihat mereka para pejabat yang korup. Mobil sudah punya, rumah mewah, fasilitas serba wah, tapi kok mentalnya masih miskin dan suka korup.

Coba deh anda tanya ke setiap orang, kalau disuruh memilih, lebih suka diberikan uang halal atau haram?

Tentunya semua keluarga akan lebih suka menerima uang yang halal daripada yang haram.

Tapi faktanya, para koruptor itu tetap bangga dan tak merasa berdosa memberikan nafkah anak dan istri sert keluuarga mereka dari uang haram hasil korupsi.

Kenapa itu bisa terjadi?

Jawabanya, karena Koruptor itu memang Maha Pemberani!

 

#Koruptor itu Berani Mengambil yang Bukan Haknya

Namanya juga korupsi, tentunya disebut korupsi karena memang kerjaanya itu suka mengambil uang yang bukan haknya. Bahkan hak orang miskin sekalipun dikorupsi juga. Mereka tidak peduli mau itu uang yang harusnya untuk masyarakat atau bukan, tetap saja dikorupsi juga.

Kenapa itu bisa terjadi?

Jawabanya, karena Koruptor itu memang Maha Pemberani!

Perlu dicatat juga bahwa saat saya menyebutkan korutor, itu artinya bukan hanya para pejabat saja yang bisa disebut sebagai koruptor karena melakukan korupsi.

Mungkin diantara anda, saya, atau yang lain juga bisa dianggap korupsi. Karena arti korupsi itu sendiri sebenarnya luas.

Saya sendiri punya pengalaman pribadi kalau berbicara soal kasus dan mental korup birokrat di negeri ini.

Jadi ceritanya beberapa saat yang lalu saya membangun sebuah CV, karena saya berfikir birokrasi di negeri ini sudah semakin baik.

Tapi faktanya untuk mengurus dan membuat CV prosesnya ribetnya minta ampun.

Namun yang menjadi masalah tidak hanya itu saja. Saat beberapakali menerima klien, beberapa diantara klien saya dengan tidak punya rasa malu meminta jatah fee dari proyek. Dan itu dilakukan dengan terang-terangan.

Alhasil karena banyaknya kasus yang seperti itu tiap kali ada proyek dan pengadaan, jadinya saya putuskan untuk tidak mau melayani pengadaan yang dilakukan oleh pihak birokrat “plat merah”.

Dan untuk mencegahnya, di website CV saya juga sudah saya cantumkan warning yang berbunyi seperti ini,

“Mohon maaf, kami tidak akan melayani permohonan pengadaan barang dan jasa yang didalamnya ada unsur markup, suap, korupsi, dan sejenisnya.

Kami hanya melayani pengadaan barang dan jasa dengan cara yang halal, bersih, dan berkah.

Kami tidak ingin menjadi bagian dari perusak penghancur moral bangsa dengan bermitra bersama orang-orang korup.

Kami hanya ingin bermitra dengan orang-orang yang memiliki hati yang bersih, niat bersih dan dengan cara yang bersih untuk membangun bangsa ini dengan memajukan perpustakaan yang semakin maju, modern, dan memberi manfaat untuk masyarakat.

Banyak orang beranggapan bahwa tidak mungkin proyek di indonesia itu bisa bersih dari suap, tanpa korupsi dan tanpa markup.

Tapi kami meyakini masih ada orang-orang baik dan bersih di negeri yang orang-orangnya masih mengimani adanya TUHAN serta mampu membedakan hal yang baik serta yang buruk.

Kami juga meyakini masih ada orang-orang yang mereka masih takut untuk memberi nafkah anak, istri dan keluarganya dari uang yang haram, dan mereka hanya ingin memberi nafkah anak dan istri mereka dengan cara baik, halal, dan berkah”.

Walaupun sudah saya pasangi warning dan pemberitahuan sebagaimana anda baca diatas, tetapsaja terkadang masih saja ada yang tetap mencoba melobi supaya saya tetap mau melayani pengadaan pihak tertentu yang ujung-ujungnya mereka meminta jatah.

Jika anda masih bertanya,

Kenapa itu bisa terjadi?

Jawabanya sama dengan yang diatas, karena Koruptor itu memang Maha Pemberani!

Terkadang kemudian saya juga berfikir jika sepertinya saat ini saya lebih menikmati untuk fokus bekerja di internet marketing saja daripada harus berurusan dengan orang-orang yang bermental diatas.

Boleh saja anda bilang jika tidak semua orang seperti itu, tapi kenyataanya yang saya temui lebih banyak seperti itu.

Melalui tulisan ini saya berharap setelah kita sadar dan tahu betul bahwa para Koruptor di negeri ini memang merupakan kumpulan orang-orang yang maha Pemberani, maka KPK, Kepolisian, dan kejaksaan sebagai para penegak hukum, maka sudah sewajibnya mereka juga harus jauh lebih menjadi yang MAHA Pemberani untuk melawan para koruptor-koruptor yang sudah jelas-jelas memang maha pemberani!

Ingatlah bahwa para koruptor, teman koruptor, serta pihak-pihak yang diuntungkan dengan keberadaan koruptor, saya pastikan setiap hari mereka saling bahu membahu bagaimana supaya korupsi mereka tetap AMAN dan TIDAK KETAHUAN.

Bahkan mungkin saja, mereka para koruptor itu pasti juga sudah membuat perencanaan yang super matang bagaimana supaya ketika mereka ketahuan korupsi sekalipun, para koruptor tetap merasa aman.

Jika sudah demikian, maka KPK memang harus jauh lebih berani daripada para koruptor-koruptor yang memang semakin Maha Pemberani!

Apa komentar anda usai baca tulisan diatas?

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Hastag #RefugeesWelcome yang Membuatku Meneteskan Air Mata!

Hastag #RefugeesWelcome yang Membuatku Meneteskan Air Mata! #refugeeswelcome Tweets Personal BLOG |  Terharu saya hingga …

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*