50 Fakta dan Rahasia Tubuh Manusia saat Puasa yang Sebaiknya Anda Tahu lengkap dengan penjelasan Ilmiahnya.
Personal BLOG | Ternyata saya baru tahu jika ternyata saat kita berpuasa, ada sekitar 50 Fakta dan Rahasia Tubuh Manusia saat Puasa yang baru saya tahu setelah membaca salah satu tulisan di detikHealth [3/7/15].
Setelah saya baca semuanya, ternyata memang beberapa diantaranya saya sudah tahu, namun jauh lebih banyak yang saya belum tahu.
Misalnya diantara 50 fakta tersebut, ada diantaranya yang menyebutkan bahwa ketika kita terlalu banyak tidur selama puasa, ternyata itu akan membuat tubuh kita semakin lemas.
Dengan membaca 50 fakta tersebut, saya jadi semakin bersemangat untuk berpuasa.
Ternyata dengan kita berpuasa, ada banyak sekali manfaat yang didapat oleh tubuh, yang itu semua berakibat baik untuk kesehatan tubuh kita.
Agar anda juga bisa ikut mengetahuinya atau anda juga ingin menyebarkan tulisan yang menurut saya sangat bermanfaat sekali untuk wawasan dan pengetahuan kita ini, silahkan anda bagikan ke teman-teman anda.
Semoga saja ketika teman anda ikut membacanya dan mereka mendapatkan manfaat atas apa yang dibacanya, anda mendapatkan kebaikan atas pengetahuan yang didapat oleh para pembaca atas kebaikan anda berbagi tulisan ini.
Berikut ini akan saya kupas tuntas terkait dengan 50 Fakta dan Rahasia Tubuh Manusia saat Puasa yang Sebaiknya Anda Tahu sebagaimana saya baca dan kutip dari detikHealth.
50 Fakta dan Rahasia Tubuh Manusia saat Puasa yang Sebaiknya Anda Tahu lengkap dengan penjelasan Ilmiahnya
Catatan: Untuk mempermudah membacanya, silahkan ketika sudah selesai membaca pertama, diklik saja point pertamanya agar terhiden[tersembunyikan] sehingga akan lebih mudah membaca untuk point-point berikutnya sampai ke 50 🙂1. Asupan Buka dan Sahur Pengaruhi Kondisi di Siang Hari
1. Asupan Buka dan Sahur Pengaruhi Kondisi di Siang Hari
Menurut dr Phaidon, kebiasaan menyediakan makanan ‘apa adanya’ tanpa memikirkan komposisi nutrisinya merupakan penyebab mengapa banyak orang menjadi tidak aktif beraktivitas saat berpuasa. Agar puasa tanpa lemas di siang hari, masukkan sayur dan buah-buahan dalam menu buka dan sahur agar kebutuhan vitamin dan mineral tetap terpenuhi.
2. Hilang Fokus Akibat Tidak Sahur
2. Hilang Fokus Akibat Tidak Sahur
Menurut spesialis gizi, dr Tirta Prawita Sari, MSc, SpGK, tubuh manusia sangat mampu bertoleransi terhadap kondisi tertentu. Tubuh lebih sulit bertahan tanpa air dibandingkan tanpa makanan. Karena lapar dan haus di siang hari, maka seseorang mudah kehilangan fokus. Itu makanya jangan tinggalkan makan dan minum saat sahur.
3. Hati Juga Berkesempatan Istirahat
3. Hati Juga Berkesempatan Istirahat
Proses pemecahan senyawa racun oleh hati disebut proses detoksifikasi. Dengan berpuasa, di mana makanan tidak ada makanan yang masuk selama 12 jam akan memberi kesempatan pada hati dan organ pencernaan lain untuk lebih bisa beristirahat.
4. Usus Besar Lebih Santai
4. Usus Besar Lebih Santai
Dengan tidak makan selama beberapa jam, sudah pasti usus besar menjadi lebih santai sehingga bisa beristirahat sejenak.
5. Tubuh Sulit Cerna Makanan Jika Tidur Usai Sahur
5. Tubuh Sulit Cerna Makanan Jika Tidur Usai Sahur
Saat aliran darah terpusat di lambung, otomatis aliran darah ke otak, sel di tangan, kaki, dan bagian tubuh lain pun menurun. Akibatnya, aliran darah tidak terdistribusi dengan baik. Bukannya tubuh kekurangan oksigen, tetapi karena tidak ada yang mengantarkan oksigen dan sari makanan ke organ yang lain.
6. Masih Bisa Menyusui Meski Sedang Puasa
6. Masih Bisa Menyusui Meski Sedang Puasa
Kualitas dan kuantitas ASI dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi oleh sang ibu. Maka dari itu makanan yang dimakan oleh ibu menyusui harus memiliki gizi yang cukup. Ada baiknya saat berbuka makan porsi kecil tapi sering, perbanyak konsumsi cairan, serta istirahat yang cukup.
7. Bisa Lebih Panjang Umur
7. Bisa Lebih Panjang Umur
Studi pada hewan mulai dari cacing tanah hingga monyet telah menunjukkan bahwa puasa dan diet dengan kalori terbatas merupakan cara yang dapat diandalkan untuk memperpanjang umur. “Jika ingin hidup lebih lama maka makanlah yang sehat dan puasalah secara berkala,” saran Fuhrman.
8. Stres dan Depresi Berkurang
8. Stres dan Depresi Berkurang
Beberapa kali saat pasien stres dan depresi datang, Agnese akan menganjurkan puasa guna mengatasi stres dan depresinya. Menurutnya, dengan tidak makan beberapa jam dalam sehari, seseorang akan belajar untuk mengendalikan hidup mereka. Jika bisa mengendalikan hidupnya, maka mereka akan bisa mengatasi masalah yan membelit sehingga akan terbebas dari stres dan depresi.
9. Mual dan Muntah Saat Sahur dengan Porsi Besar
9. Mual dan Muntah Saat Sahur dengan Porsi Besar
Namun bukannya awet kenyang, makan dengan porsi besar pada saat sahur bisa memicu munculnya rasa mual dan muntah. Apalagi jika yang bersangkutan langsung tidur seusai sahur. Dengan posisi tidur, makanan akan lebih mudah kembali ke atas.
10. Lebih Tahan Lapar dengan Makan Buah
10. Lebih Tahan Lapar dengan Makan Buah
Makanan yang tinggi serat akan lebih bertahan lama di usus. dr A.R Inge Permadhi, MS, SpGK dari Siloam Hospital menegaskan bahkan manfaat buah akan makin besar bila dikonsumsi berikut kulitnya, terutama untuk buah apel, pir, dan anggur. “Untuk jeruk makanlah dengan serat buahnya yang berwarna putih,” terangnya.
11. Atasi Akumulasi Cairan Berlebihan
11. Atasi Akumulasi Cairan Berlebihan
12. Bisa Meredakan Nyeri
12. Bisa Meredakan Nyeri
Sebuah penelitian menunjukkan, adanya hubungan antara membaiknya radang sendi dan peningkatan kemampuan sel netrofil dalam membasmi bakteri. Netrofil inilah yang berperan dalam menetralkan racun maupun bakteri selama tubuh berpuasa.
13. Bibir Pecah dan Kering
13. Bibir Pecah dan Kering
Bibir menjadi bagian tubuh yang paling terasa kering dan pecah-pecah karena jarangnya kontak dengan air. Karena itu tak ada salahnya memperbanyak makan buah saat buka dan sahur, sehingga kelembaban bibir akan kembali dan terhindar dari pecah-pecah.
14. Makan Terlalu Banyak Saat Sahur Bikin Lemas
14. Makan Terlalu Banyak Saat Sahur Bikin Lemas
15. Tubuh Cenderung Pilih Makanan Tinggi Gula dan Minyak
15. Tubuh Cenderung Pilih Makanan Tinggi Gula dan Minyak
Menurut pakar gizi dan nutrisi, Emilia E. Achmadi MS. RD., saat tubuh tidak mengonsumsi makanan dan cairan seharian maka gula darah turun. Hal itu memicu hormon alami manusia untuk mencari makanan yang tinggi gula dan minyak.
16. Berat Badan Bisa Naik Saat Puasa
16. Berat Badan Bisa Naik Saat Puasa
17. Bisa Terhindar dari Junk Food
17. Bisa Terhindar dari Junk Food
18. Mata Cekung atau Muncul Lingkaran Hitam
18. Mata Cekung atau Muncul Lingkaran Hitam
Karena itu, umat Muslim dianjurkan mengakhirkan waktu sahur. Tubuh yang kurang tidur serta kelelahan, biasanya membuat mata menjadi cekung atau muncul lingkaran hitam di mata. Untuk membuat mata cekung kembali terlihat segar, bisa diberikan kompres pada mata selama 15 menit.
19. Jangan Berlebihan Olahraga
19. Jangan Berlebihan Olahraga
Ahli kedokteran olahraga menyarankan agar olahraga dilakukan setengah jam setelah sahur dengan intensitas ringan 30 menit sampai satu jam. “Olahraga dengan intensitas berat dikhawatirkan membuat energi yang dikeluarkan terlalu banyak. Hal ini membuat dehidrasi serta mudah lelah,” ujar dr Michael Triangto, SpKO.
20. Keluhan Kadar Gula Darah
20. Keluhan Kadar Gula Darah
Sama halnya dengan kadar gula darah di atas 300 mg/dl, akan menyebabkan seseorang kehabisan energi di tubuh. Oleh sebab itu, perhatikan kadar gula darah sebelum dan saat menjalankan puasa.
21. Keluhan Kulit Tampak Keriput
21. Keluhan Kulit Tampak Keriput
Berbeda halnya dengan makanan yang bisa disimpan di dalam tubuh lebih lama. “Kalau seseorang tidak mampu memenuhi kebutuhan cairan saat berbuka dan sahur, akibatnya sel kulit menjadi haus terus, nanti kelihatan keriput, tidak elastis dan kering,” tutur ahli gizi, Rita Ramayulis DCN, Mkes. Jadi saat sahur dan berbuka, minumlah yang cukup sebagai bekal.
22. Sakit Gigi
22. Sakit Gigi
23. Keluhan Pusing
23. Keluhan Pusing
Hal ini biasanya terjadi karena orang tersebut memang memiliki tekanan darah atau kadar gula darah yang rendah. Sehingga, dengan tidak adanya asupan makan sepanjang pagi hingga sore akan memengaruhi kondisinya.
24. Munculnya Bau Mulut
24. Munculnya Bau Mulut
25. Jumlah Air Liur Berkurang
25. Jumlah Air Liur Berkurang
Dengan kurangnya air liur yang mengalir ke dalam rongga mulut selama berpuasa, rongga mulut menjadi kering serta bakteri semakin berkembang di lidah dan gigi. Itu makanya kerap ada keluhan bau mulut selama berpuasa. Untuk itu, penuhi kebutuhan cairan yang cukup saat sahur dan berbuka.
26. Manfaat Misterius untuk Otak
26. Manfaat Misterius untuk Otak
Pembatasan makan ini merangsang produksi neuron baru dari sel induk dan dapat meningkatkan plastisitas sinaptik. Sehingga hal itu dapat meningkatkan kemampuan otak untuk melawan penuaan dan memulihkan cedera fungsi lanjutan.
27. Dapat Menurunkan Kecanduan Merokok
27. Dapat Menurunkan Kecanduan Merokok
28. Perilaku Tidur yang Berubah
28. Perilaku Tidur yang Berubah
Dengan adanya jam makan sahur yang terkadang menyela waktu tidur, gangguan tidur kerap dialami selama bulan Ramadan. Maka dari itu, ada baiknya tetap menjaga kualitas tidur selama puasa agar tidak menganggu konsentrasi. Di sisi lain, tahapan tidur nyenyak kerap justru kerap dirasakan selama masa berpuasa jika jam tidur seseorang terpenuhi.
29. Usus Mengecil
29. Usus Mengecil
Saat puasa, usus akan mengecil karena tak ada makanan yang masuk selama belasan jam. Sehingga saat berbuka, ada baiknya mengonsumsi makanan yang sehat dan menyegarkan agar usus mampu mencerna dengan baik.
30. Asam Lambung Bisa Naik Saat Buka Puasa
30. Asam Lambung Bisa Naik Saat Buka Puasa
Menurut pakar gizi, saat berbuka puasa sebaiknya hindari menu makanan yang terlalu manis, asam atau berlemak. Sebab, jenis makanan seperti itu dapat meningkatkan asam lambung. Gorengan dan buah yang asam merupakan makanan yang sebaiknya dihindari agar tidak terjadi hal tersebut, apalagi pada orang yang punya mag.
31. Tubuh Baik-baik Saja Meski Donor Darah
31. Tubuh Baik-baik Saja Meski Donor Darah
“Diambil 300 cc saja nggak ada artinya untuk tubuh. Kondisi yang berbahaya jika darah ditubuh berkurang sebesar 50 persen,” ujar Dr. dr. Aru Wisaksono Sp.PD, KHOM, FACP, pakar hematologi.
32. Diare dan Sakit Perut
32. Diare dan Sakit Perut
Kondisi tersebut biasanya terjadi karena salah makan saat sahur dan berbuka, apalagi mayoritas masyarakat Indonesia biasanya mengonsumsi makanan yang tidak tepat. Misalnya makanan yang terlalu pedas dan banyak kandungan gasnya.
33. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
33. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Ketika seseorag makan, maka tubuhnya bekerja keras mengeluarkan enzim pencernaan untuk mencerna dan menyalurkannya ke seluruh tubuh. Sedangkan selama berpuasa, energi dialihkan dari sistem pencernaan lantaran tidak ada makanan yang diproses. Energi yang tidak terlalu besar dialihkan untuk hal lain, sehingga mampu memicu sistem kekebalan pada tubuh.
34. Banyak Tiduran Malah Bikin Lemas
34. Banyak Tiduran Malah Bikin Lemas
Penyebabnya adalah pada saat puasa, sebenarnya tubuh dipersiapkan dalam kondisi ‘on’. Pada saat tubuh dalam kondisi siaga dan orang sengaja menidurkannya dengan tidur-tiduran maka otot-otot tubuh akan melemas.
35. Melindungi Otot
35. Melindungi Otot
Dr Benjamin D Horne, PhD, MPH, Direktur Kardiovaskular dan Epidemiologi Genetik menemukan bahwa saat berpuasa, tubuh akan menghasilkan hormon pertumbuhan atau yang dikenal dengan Human Growth Hormone (HGH). Hormon inilah yang bekerja melindungi otot dan menjaga keseimbangan metabolik.
36. Baik untuk Kesehatan Jantung
36. Baik untuk Kesehatan Jantung
Ditemukan bahwa puasa membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), sehingga kondisi ini akan mengurangi faktor risiko dari penyakit jantung koroner.
37. Perut Begah atau Kembung di Awal Puasa
37. Perut Begah atau Kembung di Awal Puasa
Menurut dr Hendrawan Nadesul perut begah ketika puasa biasanya dialami pada 2 hari awal puasa. Setelah itu perut akan mulai terbiasa. Nah, untuk menghindari perut begah sebaiknya tidak makan makanan yang pedas serta mengandung gas pada saat sahur.
38. Uring-uringan Saat Puasa
38. Uring-uringan Saat Puasa
Saat ini terjadi, kemungkinan tubuh banyak melepas hormon kortisol, yang diproduksi akibat stres karena lelah dan lapar. Maka dari itu, rileks dan menumbuhkan perasaan positif dapat dilakukan di sela-sela aktivitas agar menurunkan kadar hormon kortisol.
39. Mengistirahatkan Saluran Pencernaan
39. Mengistirahatkan Saluran Pencernaan
Saat berpuasa, organ-organ yang biasanya bekerja keras untuk mencerna makanan dapat beristirahat sejenak dengan memperlambat sekresi cairan pemecahan zat makanan.
40. Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
40. Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Salah satu manfaat yang didapat dengan berpuasa adalah membuat tubuh mengurangi produksi hormon tertentu, seperti adrenalin, yang dapat meningkatkan naiknya tekanan darah.
41. Meningkatkan Sistem Imun
41. Meningkatkan Sistem Imun
42. Suhu Tubuh Naik Saat Berpuasa
42. Suhu Tubuh Naik Saat Berpuasa
Mengapa? Sebab, saat berpuasa suhu tubuh akan naik menjadi lebih hangat. Jadi dengan konsumsi air yang sama suhunya dengan kondisi tubuh membuat lambung mampu beradaptasi.
43. Glukosa Bisa Turun Akibat Minum Berlebihan
43. Glukosa Bisa Turun Akibat Minum Berlebihan
Dipaparkan ahli gizi, dr Saptawati Bardosono, MS bahwa jika lambung kepenuhan air maka kadar glukosa akan turun. “Makin banyak air yang masuk, kandungan natrium di tubuh bisa turun. Itu bahaya, bisa sebabkan pingsan,” ujarnya.
44 Bisa Turunkan Kadar Lemak dan Massa Otot
44 Bisa Turunkan Kadar Lemak dan Massa Otot
Saat glukosa telah habis, tubuh akan membakar lemak yang tersimpan di otot untuk menghasilkan energi. Karenanya tubuh akan mengurai lemak di dalam tubuh agar tetap menghasilkan energi.
45. Kalap Beli Makanan Berbuka
45. Kalap Beli Makanan Berbuka
Selama puasa, kecenderungan emotional eating memang tinggi karena kondisi lambung sedang lapar. Kondisi tersebut berasal dari munculnya hormon yang mengirimkan sinyal lapar dari hipotalamus akibat mencium aroma makanan.
46. Tubuh Lebih Bugar
46. Tubuh Lebih Bugar
Organ tidak bekerja terlalu keras selama beberapa jam karena waktu makan dibatasi, sehingga setelah berpuasa selama sebulan tubuh akan terasa lebih bugar.
47. Cepat Mengantuk
47. Cepat Mengantuk
Perlu diingat pula, mengantuk saat puasa di siang hari, berkaitan dengan asupan makan saat sahur. “Sebaiknya kurangi karbohidrat saat sahur. Karbohidrat memiliki gula yang membuat tubuh cepat lapar. Lapar inilah yang membuat kita menjadi lebih mengantuk,” ujar dr A. R. Inge Permadhi, MS, SpGK.
48. Lemas Datang Akibat Kelelahan
48. Lemas Datang Akibat Kelelahan
49. Bobot Bisa Turun 2-4 Kg
49. Bobot Bisa Turun 2-4 Kg
Jika bobot tubuh turun lebih dari itu akan mengganggu sistem metabolisme tubuh. Risikonya adalah akan terbentuk lebih banyak lemak sehingga membuat bobot tubuh kembali naik. Karena itu sebaiknya makanlah dengan porsi yang wajar pada saat berbuka dan sahur.
50. Tubuh Bisa Bertahan Tanpa Asupan Selama 12 Jam
50. Tubuh Bisa Bertahan Tanpa Asupan Selama 12 Jam
Padahal secara medis, tanpa makan dan minum dalam rentang waktu 12 jam tidak berdampak apa-apa pada tubuh. Apalagi, dengan asupan yang banyak diperoleh saat sahur dan berbuka maka tubuh tidak akan mendapatkan masalah yang besar.
Dari ke 50 Fakta dan Rahasia Tubuh Manusia saat Puasa tersebut semoga saja memberikan tambahan kita serta pengetahuan kita agar semakin semangat ketika menjalankan puasa. Termasuk jangan lagi bermalas-malasan dan banyak tidur karena ternyata ketika banyak tidur saat puasa hal itu justru membuat tubuh kita jadi semakin lemas dalam menjalankan ibadah puasa. Silahkan dibagikan, semoga bermanfaat.
Personal BLOG Saya Berharap Jika anda membaca tulisan disini, Anda mendapatkan Ilmu dan Pengetahuan serta Informasi yang Bermanfaat.
