Home ::: Headline ::: Suka Baca Buku Bisa Menambah Panjang Usia
Menurut sebuah studi dari University of Wisconsin-Madison, Membaca Buku itu Memperpanjang Usia. | Ilustrasi gambar: telegraph.co.uk

Suka Baca Buku Bisa Menambah Panjang Usia

Suka Baca Buku Bisa Menambah Panjang Usia.

Personal BLOG | Anda pernah dengar istilah kutu buku?

Mungkin jika ada orang sebut istilah Kutu Buku, yang ada diingatan kita biasanya seorang yang berkacamata tebal, rambut klimis, dan kemeja licin rapi diselipkan menyeluruh ke dalam celana. Belum lagi tatapan canggung, bicara terbata-bata, dan cara berjalan yang terlihat janggal.

Singkatnya lebih memiliki arti yang terkesan “negatif”, bahkan mungkin dianggap tidak ada yang menarik dari para pria yang kerap kali dikaitkan dengan profesi seperti ahli teknik informatika, akuntan, dosen, dan sebagainya.

Tapi sekarang, saya sarankan anda harus rubah pandangan anda tersebut. Hal ini dikarenakan menurut sebuah studi dari University of Wisconsin-Madison, ternyata pria yang memperoleh nilai terbaik di sekolah tinggi lebih sedikit memiliki masalah kesehatan ketika mereka beranjak tua.

Dengan begitu, apabila Anda memilih suami seorang pria kutu buku, artinya bisa jadi masa depan Anda kelak tidak akan terlalu direpotkan dengan pasangan hidup yang sakit-sakitan!

Hal ini sebagaimana saya kutip langsung dari female.kompas.com (22/1/14), dinyatakan bahwa dibandingkan kaum pria metroseksual, sudah pasti pria kutu buku secara penampilan terlihat menjenuhkan dan tidak trendi.

Namun, sebuah penelitian justru membuktikan bahwa pria kutu buku memiliki kualitas kesehatan yang lebih baik. Maka dari itu, bila sekarang Anda tengah mencari pasangan hidup dengan kondisi kesehatan tubuh dan pikiran terbaik, pria kutu buku adalah pilihannya.

Menurut sebuah studi dari University of Wisconsin-Madison, ternyata pria yang memperoleh nilai terbaik di sekolah tinggi lebih sedikit memiliki masalah kesehatan ketika mereka beranjak tua. Dengan begitu, apabila Anda memilih suami seorang pria kutu buku, artinya bisa jadi masa depan Anda kelak tidak akan terlalu direpotkan dengan pasangan hidup yang sakit-sakitan!

Studi ini mempelajari 10.000 siswa dari Wisconsin High School yang setelah hari kelulusan terus dipantau hingga 53 tahun kemudian, ternyata terungkap korelasi signifikan antara nilai akademis dan kualitas kesehatan yang stabil dan baik pada usia produktif dan pada tahap kehidupan usia pensiun. Tak berlebihan jika menyimpulkan bahwa pria kutu buku lebih panjang umur dibandingkan tipe pria lainnya.

Seperti yang dituturkan oleh salah satu profesor yang terlibat dalam penelitian terkait, Rebecca Herd, Associate Professor, seperti dikutip dari Lemondrop, bahwa seseorang yang cerdas memang belum tentu bugar dan atletis, tetapi ternyata kecerdasan di bangku sekolah dulu dengan kondisi kesehatan seseorang pada masa depan memiliki kaitan yang sangat erat.

Nah, mulai dari sekarang, lebih baik jangan menyepelekan pria berdasarkan penampilan luarnya saja. Sebab, siapa tahu, dia yang akan merawat dan menjaga Anda pada masa mendatang.

Apa komentar anda usai baca tulisan diatas?

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Krisis Rohingya: Solusinya Tak Hanya Mengecam dan debat di SosialMedia

Saya turut berduka atas tragedi yang terjadi di Rohingnya, Myanmar. Namun saya juga jauh lebih …

2 comments

  1. Saya tertarik dengan tulisan anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*