Home ::: Film ::: Film DiBalik 98, Ceritanya Fakta atau Direkayasa?
Film Dibalik 98, Apakah Ceritanya Fakta atau direkayasa? |gambar: ngobrolinfilm.com

Film DiBalik 98, Ceritanya Fakta atau Direkayasa?

Film DiBalik 98, Ceritanya Fakta atau Direkayasa?

Personal BLOG | Awal melihat beberapa kali iklan film “diBalik 98”, saya langsung berfikir bahwa mereka yang memiliki ide untuk membuat film DiBalik 98 termasuk orang-orang yang berani. Kata berani yang saya maksud karena peristiwa 98 hingga sekarang ini masih memiliki beberapa kontroversi. Salah satu kontroversi yang paling sering jadi polemik yaitu terkait kasus penculikan para aktivist yang hingga sekarang belum diketahui fakta yang sebenarnya.

Saya sendiri belum menonton film ini karena memang belum tayang. Film DiBalik 98 ini baru akan tayang mulai tanggal 15 Januari 2015. Namun walaupun belum menonton, setidaknya kita sudah melihat beberapa tulisan atau semacam press release terkait film DiBalik 98 ini.

Sebagaimana dikutip dari wikipedia misalnya, disana sudah ada beberapa penjelasan umum terkait dengan film DiBalik 98 karya Lukman Sardi tersebut.

Film Dibalik 98 ini ternyata sebelumnya berjudul “Dibalik Pintu Istana” akan tetapi tidak diketahui kenapa hingga akhirnya berganti DiBalik 98.

Film DiBalik 98 merupakan sebuah film drama Indonesia yang disutradarai oleh Lukman Sardi dan dibintangi oleh Chelsea Islan dan Boy William. Film ini bercerita tentang runtuhnya pemerintahan Orde Baru dengan ditandai mundurnya Presiden Soeharto.

Secara garis besar memang surtadara sepertinya memang dalam proses Pendekatan film ini bukan dari sudut pandang politis, namun lebih kepada unsur nilai-nilai kemanusiaan. Namun walaupun demikian, tetap saja film DiBalik 98 ini akan menimbulkan kontroversi. Hal ini dikarenakan memang film DiBalik 98 ini membawa tema terkait detik-detik runtuhnya rezim Soeharto yang dalam prosesnya memang masih menimbulkan banyak kontroversi.

Kontroversi yang hingga detik ini memang masih belum memberi kejelasan dan terus ditunggu kejelasanya yaitu terkait dengan kasus hilangnya para aktivist 98 yang hingga detik ini belum diketahui kejelasanya.

Karena beberapa pertimbangan tersebut tentunya wajar ketika film DiBalik 98 ini juga akan menimbulkan beberapa kontroversi. Hal yang sangat fundamental terkait film ini yaitu terkait sebuah pertanyaan, “Apakah film DiBalik 98 ini benar-benar bercerita tentang sebuah FAKTA ataukah justru sebagian sudah Direkayasa?”

Namun tentunya untuk menjawab atas pertanyaan tersebut diatas, akan lebih bijak yang memberikan jawaban mungkin tidak hanya dari Sutradaranya saja melainkan harus dilibatkan para ahli sejarah. Hal itu menjadi penting karena film tersebut walau hanya sebuah film saja, akan tetapi ketika sudah membawa nama sebuah peristiwa yang merupakan bagian dari sejarah terpenting bangsa ini, maka melibatkan ahli sejarah menjadi sebuah keniscayaan yang memang harus dilakukan. Hal ini agar tidak menimbulkan kesalahan dan penyesatan sejarah khususnya terkait dengan sejarah reformasi di tahun 1998 yang lalu.

Cuplikan Film Dibalik 98

Film DiBalik 98 ini Ada beberapa karakter utama yang menjadi penggerak dalam cerita di film DiBalik 98 ini. Dari sudut pandang mahasiswa ada Chelsea Islan dan Boy William, lalu Donny Alamsyah dan Fauzi Baadila di sisi militer, Verdi Solaiman dan Alya Rohali dari sudut pandang petugas rumah tangga istana, dan Teuku Rifnu Wikana yang mewakili rakyat kecil.

Untuk lokasi dalam pembuatan Film Dibalik 98 melakukan proses syuting di beberapa kawasan Jakarta hingga ke Istana Bogor.

Secara garis besar Film Dibalik 98 ini akan berlatarkan kejadian Mei 1998 saat reformasi terjadi. Reformasi pada tahun 1998 yang mengisahkan kejatuhan Presiden Soeharto dan kerusuhan yang terjadi pada mahasiswa. Salah seorang mahasiswi (Chelsea Islan) yang berasal dari keluarga tentara memutuskan menjadi salah satu aktivis 98 yang mendapatkan tentangan dari keluarganya. Bersama kekasih (Boy William) serta anggota aktivis lainnya dia tetap menjalankan aksi demo yang berakhir membahayakan mereka semua. Kekacauan yang terjadi sudah tidak terkontrol lagi dan banyak korban dari kerusuhan tersebut. Selain jatuhnya korban, banyak keluarga yang tidak mengetahui keberadaan anggota keluarganya hingga sekarang.

Terlepas dari kontroversi terkait dengan film DiBalik 98 ini, kita memang harus berikan apresiasi atas keberanian sutradara mengangkat film dengan mengangkat terkait peristiwa 98. Namun tentunya juga harus dengan cerita yang memang harus FAKTA dan bukan dengan cara REKAYASA.

Untuk yang masih penasaran, silahkan ikut nonton film DiBalik 98 ini mulai tanggal 15 Januari 2015 di seluruh Bioskop di Indonesia.

Apa komentar anda usai baca tulisan diatas?

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Daftar CPNS Jangan karena Ingin Jadi Pemalas yang Tetap Digaji!

Bulan September ini sedang ramai orang ingin mendaftarkan diri ikutan seleksi CPNS yang ada di …

One comment

  1. aeperti biasa, 20 % realita, sisanya khayalan belaka

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*