Home ::: Headline ::: Banyak Orang Tua Mampu Rawat Banyak Anak, Tapi Banyak Anak Tidak Mampu Rawat Satu Orang Tua
Tidakah seorang anak merasa berdosa karena membiarkan orang tuanya justru masih harus berjuang bekerja, sedangkan kita seolah lepas tanggungjawab untuk merawatnya sebagaimana dulu kita sudah dirawat orang tua kita. |gambar: koleksi pribadi

Banyak Orang Tua Mampu Rawat Banyak Anak, Tapi Banyak Anak Tidak Mampu Rawat Satu Orang Tua

Banyak Orang Tua Mampu Rawat Banyak Anak, Tapi Banyak Anak Tidak Mampu Rawat Satu Orang Tua.

Personal BLOG | Coba kita lihat orang tua kita, khususnya yang memiliki anak. Berapapun anak yang dilahirkan, semuanya dirawat dengan kesabaran dan kasih sayang, bahkan dalam kondisi sesulit apapun.

Mungkin saja saat kita kecil, tak pernah kita dengar orang tua kita mengeluh dan terlalu banyak alasan untuk tidak merawat kita. Yang ada, orang tua itu dalam kondisi banyak masalah atau sedang miskin tak punya apa-apa sekalipun, orang tua akan tetap merawat anak-anaknya dengan kesabaran dan kasih sayang.

Orang tua selalu menomorduakan kepentinganya dan selalu menomorsatukan anak-anaknya.

Setiap orang tua lebih memilih tidak makan asalkan keinginan anaknya bisa dipenuhi. Perjuangan dan kerjaq keras orang tua tak bisa terbayarkan dengan balasan apapun dari anak-anaknya.

Namun coba lihat di sekitar kita sekarang…

Kita pasti sangat mudah menemukan dan melihat orang tua yang mampu merawat berapapun anaknya dari kecil hingga besar. Ada orang tua yang memiliki satu anak, dua anak, bahkan kalau orang tua dahulu ada yang sampai memiliki lebih dari 10 anak.

Dan semua anak-anaknya tersebut semuanya dirawat dan dijaga dengan penuh kasih sayang dan selalu menomorduakan kepentingan orang tua dan selalu menomorsatukan kepentingan anak.

Namun anehnya, mari kita lihat kembali di sekitar kita….

Dari banyaknya anak yang sudah orang tua lahirkan dan dirawat, Ada berapa anaknya yang MAU mengorbankan waktu dan kepentinganya untuk MERAWAT dan MENJAGA ORANG TUA KANDUNGNYA?

Saya pastikan [berdasarkan yang saya lihat], Hanya sedikit ANAK yang mau MERAWAT Orang Tua kandungnya dengan BERJUTA ALASAN.

Disinilah kadang saya merasa ngenes banget jika di pasar, dijalanan masih melihat ada orang tua renta masih berjuang cari duit karena ditelantarkan anaknya sendiri yang dengan berjuta alasan mencari PEMBENARAN untuk tidak merawat Orang Tua Kandungnya sendiri di usianya yang sudah menua dan renta 🙁

Bukankah setiap kita pada saatnya juga akan menjadi orang tua?

Semoga saja tulisan yang sedikit ini mampu mengingatkan pembaca untuk menyempatkan sedikit waktu sibuk anda untuk menelpon orang tua anda, menjenguknya, dan akan lebih baik lagi jika anda menjadi anak yang selalu bisa merawat orang tua kandung di akhir-akhir hidupnya.

Apa komentar anda usai baca tulisan diatas?

Mungkin Anda Ingin Baca Tulisan ini Seperti Pengunjung yang Lain?

Krisis Rohingya: Solusinya Tak Hanya Mengecam dan debat di SosialMedia

Saya turut berduka atas tragedi yang terjadi di Rohingnya, Myanmar. Namun saya juga jauh lebih …

One comment

  1. Betul sekali miris liat orang tua udah begitu lanjut usianya msh ada di jalanan tertatih-tatih…kemanakah anak2nya ?

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*